Kondisi Makin Sulit, Pedagang di Kota Serang Kibarkan Bendera Putih

Rabu, 28 Juli 2021 - 18:07 WIB
loading...
Kondisi Makin Sulit,...
PKL yang berjualan di sekitar stadion Maulana Yusuf Kota Serang kompak mengibarkan bendera putih, Rabu (28/7/2021)
A A A
SERANG - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar stadion Maulana Yusuf Kota Serang kompak mengibarkan bendera putih , Rabu (28/7/2021).

Pengibaran bendera itu merupakan bentuk protes PKL atas kebijakan pemerintah yang membatasi jam operasional mereka, sehingga hal itu juga berdampak pada penurunan hasil berjualan.

"Sepi sekarang mah pak, paling bisa ngandelin dari jualan rokok. Kalau kopi mah satu termos juga ga abis," kata Elan Jaelani, PKL penjual rokok dan kopi saat ditemui.

Baca juga: Tak Kuat Hadapi Kenyataan, Pengusaha Cafe dan Restoran di Bandung Kibarkan Bendera Putih

Elan mengaku mulai berjualan sejak pukul 06.00 WIB dan biasa tutup jam 21.00 WIB. Dalam sehari, di masa pengetatan aturan ini, ia hanya mampu memperoleh sebesar Rp300-400 ribu. "Jauh jika dibandingkan pada saat kondisi normal yang mencapai Rp700 ribu," pungkasnya.

Sementara itu Sumanta, penjual pecel lele di sekitar stadion terpaksa gulung tikar karena adanya pembatasan jam operasional.

Pembatasan sampai pukul 20.00 WIB itu bagi dirinya sama saja tidak ada waktu kelonggaran untuk berjualan. "Karena saya kan mulai buka sekitar jam 18.00 WIB, masa baru dua jam harus tutup lagi," ungkapnya.

Sumanta mengaku sempat mendapat kabar baik tentang diperbolehkannya kembali berjualan, namun itu ternyata hanya kabar burung. Padahal waktu itu dirinya sudah membeli seluruh kebutuhan untuk berjualannya. "Akhirnya lelenya pada mati, ayam juga udah ga seger lagi," ucapnya.

Untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya keluarganya, ayah dua anak ini kerap meminjam ke tetangga, kadang juga meminta ke orang tua yang di kampung. "Ya mau gimana lagi mas, pendapatan ga dapet, bantuan dari pemerintah juga apalagi," pungkasnya.

Untuk itu, lanjutnya, ia bersama puluhan PKL yang berjualan di sini sepakat untuk mengibarkan bendera putih sebagai simbol menyerah. "Ini merupakan gerakan inisiatif dari masing-masing, karena kami semua sudah cape dan sangat dirugikan dari kebijakan pemerintah, tidak ada yang mengkordinatori," jelasnya.

Sumanta berharap pemerintah bisa segera melonggarkan jam operasional PKL. Kalaupun masih di masa Pandemi Covid-19, yang terpenting harus tetap menerapkan Prokes. "Kalau dibatasi dengan waktu pasti juga tidak akan berjalan dengan efektif," tegasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Aqua Gelar Ramadan Skills...
Aqua Gelar Ramadan Skills Upgrading Ratusan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin
Rano Karno Persilakan...
Rano Karno Persilakan Tertibkan PKL Tanah Abang: Tapi Kasih Ruanglah
Sampah Malam Tahun Baru...
Sampah Malam Tahun Baru di Jakarta Mencapai 91,41 Ton
Ramai Warga Aceh Kibarkan...
Ramai Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Mendagri Mau Cek Dulu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga JBB Apresiasi Polda Banten Tindak Oknum di SPBU Kota Serang
Gedong Heritage, Destinasi...
Gedong Heritage, Destinasi Kuliner Terbaru di Kota Serang dengan Balutan Nuansa Klasik
Bendera Putih Berkibar...
Bendera Putih Berkibar di Aceh, Mendagri: Kami Minta Maaf karena Terkendala Medan yang Cukup Berat
Wali Kota Serang Tegaskan...
Wali Kota Serang Tegaskan Komitmen Kota Damai dan Toleran
Rekomendasi
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved