Teka-teki Pembunuhan Seorang Guru Ngaji di Bangka Belitung Berhasil Terbongkar, Selengkapnya di Realita Rabu Pukul 15.00 WIB
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:53 WIB
loading...
Seorang guru ngaji jadi korban pembunuhan. Korban meregang nyawa di tangan muridnya sendiri. Kasus pembunuhan ini terjadi di Bangka Tengah, Bangka Belitung. Selengkapnya di Realita Rabu Pukul 15.00 WIB. Foto/iNews TV
A
A
A
BANGKA TENGAH - Seorang guru ngaji jadi korban pembunuhan. Korban meregang nyawa di tangan muridnya sendiri. Kasus pembunuhan ini terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.
Korban diketahui bernama Jauhari yang selama ini berprofesi sebagai guru ngaji. Pria 41 tahun itu tewas di tangan muridnya sendiri. Pelakunya seorang pria 34 tahun berinisial MF. Pembunuhan terjadi pada Minggu (25/7) pukul 14.00 WIB.
Waktu itu, warga di Kelurahan Simpang Perlang digegerkan dengan penemuan mayat pria. Ia di temukan dalam kondisi terluka parah akibat luka senjata tajam. Tetangga korban bernama Ilham memberikan kesaksian.
Ia menyebut, almarhum merupakan orang yang dikenal baik. Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin membenarkan kasus tersebut. Ia mengatakan, usai kejadian pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Dan saat ini pelaku ini menyerahkan diri diantar oleh pihak keluarga dan sudah kami amankan," Ungkap AKP Rais Muin.
Korban diketahui bernama Jauhari yang selama ini berprofesi sebagai guru ngaji. Pria 41 tahun itu tewas di tangan muridnya sendiri. Pelakunya seorang pria 34 tahun berinisial MF. Pembunuhan terjadi pada Minggu (25/7) pukul 14.00 WIB.
Waktu itu, warga di Kelurahan Simpang Perlang digegerkan dengan penemuan mayat pria. Ia di temukan dalam kondisi terluka parah akibat luka senjata tajam. Tetangga korban bernama Ilham memberikan kesaksian.
Ia menyebut, almarhum merupakan orang yang dikenal baik. Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin membenarkan kasus tersebut. Ia mengatakan, usai kejadian pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Dan saat ini pelaku ini menyerahkan diri diantar oleh pihak keluarga dan sudah kami amankan," Ungkap AKP Rais Muin.
Lihat Juga :