Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Akui Dua Anggotanya Sangat Berlebihan Dalam Bertindak, Danlanud Merauke Minta Maaf

loading...
Akui Dua Anggotanya Sangat Berlebihan Dalam Bertindak, Danlanud Merauke Minta Maaf
Komandan Danlanud Merauke, Johanes Ambraham Dimara saat meminta maaf kepada korban kekerasan dua anggotanya. iNews TV/Omega
MERAUKE - Komandan Danlanud Merauke, Johanes Ambraham Dimara, mengakui kedua oknum anggota Polisi Militer Militer (POM) TNI AU Bernisial Serda D dan Prada V, sangat berlebihan dalam bertindak.

Akibat dari tindakan tersebut, kedua anggotanya kini ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Ia pun mengungkapan permohonan maaf kepada masyarakat papua atas apa yang dilakukan oleh anggotanya kepada korban yang mengalami kelainan yakni bisu.

"Saya Danlanud Merauke meminta maaf yang sedalam-dalamnya atas apa yang dilakukan kedua anggota saya, yang melakukan tindakan yang sangat berlebihan,"ungkapnya saat keterangan pers, Selasa,(27/7/2021).

Saat ini penyelesaian antara pihaknya dengan korban telah diselesaikan secara kekeluargaan. Untuk itu, Johanes juga mengatakan jika apabila terjadi cidera dialami steven, maka ia akan beratnggungjawab secara medis. "Penyelesaian sudah secara kekeluargaan, dan kami akan bertanggungjawab jika steven mengalami cidera," ujarnya. Baca: Edo Kondologit Kecam Tindakan Biadab Dua Oknum TNI Terhadap Pemuda Tunarungu.



Saat ini, dua orang anggota Polisi Militer TNI AU diamankan karena diduga menginjak kepala seorang warga Papua di Merauke. Baca Juga: Miris! Selama PPKM Darurat di Batu Jawa Timur 1.000 Karyawan Hotel Dirumahkan.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top