Owner Wisata di KBB Menjerit, Jual Belasan Koleksi Burung Macaw untuk Gaji Karyawan
Rabu, 28 Juli 2021 - 06:43 WIB
loading...
Koleksi burung Macaw di objek wisata Bird Park yang berada di Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang, KBB, yang harus dijual oleh pemiliknya demi mempertahankan operasional perusahaan di tengah kondisi sulit akibat pandemi COVID-19. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Penutupan operasional objek wisata yang terjadi selama beberapa kali pada saat pandemi COVID-19 sangat berdampak kepada pengelola wisata. Apalagi meski sempat dibuka, tapi kunjungan wisatawan yang datang masih sangat minim, sehingga jangankan bicara untung, untuk menutupi operasional saja masih berat.
Guna menutupi besarnya cost operasional di tengah minimnya pemasukan, para pengelola wisata terpaksa merumahkan sebagian karyawannya. Bahkan mereka juga terpaksa harus menjual berbagai aset yang dimiliki untuk tetap bertahan di tengah kondisi sulit pandemi COVID-19. Baca juga: Masyarakat Masih Takut Liburan, Objek Wisata di Lembang Kena Imbasnya
Seperti yang dilakukan owner objek wisata Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Eko Suprianto yang mengaku, terpaksa menjual 12 ekor burung jenis Macaw yang ada di wahana Grafika Bird Park untuk menutupi biaya operasional.
Awalnya burung-burung itu merupakan koleksi dan menjadi salah satu satwa yang bisa dinikmati di wahana Grafika Bird Park. "Burung-burung (Macaw) udah dijual, totalnya ada sekitar 12 ekor. Itu untuk menutupi biaya operasional perusahaan," ucapnya, Selasa (27/7/2021).
Eko menyebutkan, harga jual ke-12 ekor burung Macaw itu mencapai sekitar Rp2 miliar dengan harga terendah Rp30 juta dan paling tinggi Rp200 juta. Namun ada juga burung yang diberikan ke kolega dan temannya untuk terus dirawat.
Guna menutupi besarnya cost operasional di tengah minimnya pemasukan, para pengelola wisata terpaksa merumahkan sebagian karyawannya. Bahkan mereka juga terpaksa harus menjual berbagai aset yang dimiliki untuk tetap bertahan di tengah kondisi sulit pandemi COVID-19. Baca juga: Masyarakat Masih Takut Liburan, Objek Wisata di Lembang Kena Imbasnya
Seperti yang dilakukan owner objek wisata Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Eko Suprianto yang mengaku, terpaksa menjual 12 ekor burung jenis Macaw yang ada di wahana Grafika Bird Park untuk menutupi biaya operasional.
Awalnya burung-burung itu merupakan koleksi dan menjadi salah satu satwa yang bisa dinikmati di wahana Grafika Bird Park. "Burung-burung (Macaw) udah dijual, totalnya ada sekitar 12 ekor. Itu untuk menutupi biaya operasional perusahaan," ucapnya, Selasa (27/7/2021).
Eko menyebutkan, harga jual ke-12 ekor burung Macaw itu mencapai sekitar Rp2 miliar dengan harga terendah Rp30 juta dan paling tinggi Rp200 juta. Namun ada juga burung yang diberikan ke kolega dan temannya untuk terus dirawat.
Lihat Juga :