Injak Kepala Pemuda Bisu di Merauke Papua, 2 Anggota Polisi Militer TNI AU Ditahan
Selasa, 27 Juli 2021 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Dua oknum anggota POM TNI AU tersebut lalu mengamankan seorang laki-laki yang saat itu diduga dalam keadaan mabuk. Pria yang diduga mabuk tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap pedagang bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan Padang Pariaman serta kepada pelanggannya dengan cara meminta uang dan menarik narik tangan pelanggan.
Namun tindakan kedua oknum TNI AU tersebut terlihat cukup keras dan menjatuhkan orang tersebut ke lantai trotoar di depan warung bubur ayam. Tak hanya itu, kepala pria tersebut juga diinjak dengan menggunakan sepatu Lars PDL TNI.
Video itu menjadi viral di media sosial dan mendapatkan banyak sekali kecaman dari para netizen. Terlebih, pria yang diamankan tersebut merupakan seorang warga asli Papua yang mempunyai kelainan yakni bisu.
Tak ayal, netizen pun meminta kedua oknum anggota TNI AU tersebut diproses hukum seberat-beratnya. Tak hanya itu para netizen yang rata merupakan warga asli Papua mengeluarkan pernyataan yang sangat keras dimana perbuatan kedua oknum anggota Polisi Militer TNI AU tersebut seolah-olah menganggap orang asli Papua seperti binatang buruan.
Menyikapi insiden salah paham antara oknum dua anggota Pomau Lanud JA Dimara Merauke dan warga di sebuah warung makan, di Merauke, Senin (27/7/2021), TNI AU lewat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyatakan penyesalan dan permohonan maaf.
Namun tindakan kedua oknum TNI AU tersebut terlihat cukup keras dan menjatuhkan orang tersebut ke lantai trotoar di depan warung bubur ayam. Tak hanya itu, kepala pria tersebut juga diinjak dengan menggunakan sepatu Lars PDL TNI.
Video itu menjadi viral di media sosial dan mendapatkan banyak sekali kecaman dari para netizen. Terlebih, pria yang diamankan tersebut merupakan seorang warga asli Papua yang mempunyai kelainan yakni bisu.
Tak ayal, netizen pun meminta kedua oknum anggota TNI AU tersebut diproses hukum seberat-beratnya. Tak hanya itu para netizen yang rata merupakan warga asli Papua mengeluarkan pernyataan yang sangat keras dimana perbuatan kedua oknum anggota Polisi Militer TNI AU tersebut seolah-olah menganggap orang asli Papua seperti binatang buruan.
Menyikapi insiden salah paham antara oknum dua anggota Pomau Lanud JA Dimara Merauke dan warga di sebuah warung makan, di Merauke, Senin (27/7/2021), TNI AU lewat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyatakan penyesalan dan permohonan maaf.
Lihat Juga :