Ribuan Prajurit Tiga Matra TNI Dikerahkan Jadi Tracer Covid-19
Selasa, 27 Juli 2021 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
"Terdiri dari 3.028 personel dari Kodam XIV Hasanuddin, 25 personel dari Angkatan Laut dan 40 personel dari Angkatan Udara. Di samping itu ada penebalan di Kodim 1417 Kendari, sebanyak 200 personel," kata Rio menutup.
Diketahui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan pelacakan secara digital akan jadi langkah pertama yang dilakukan para tracer dari TNI. Para personel yang jadi tenaga tracer nantinya akan menerima notifikasi atau pemberitahuan dari Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga
Kemudian petugas akan menghubungi dan mewancarai warga lewat aplikasi pengirim pesan WhatsApp atau telepon.
Namun jika langkah digital itu tidak dapat dilakukan, maka para tracer yang di antaranya merupakan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, bakal langsung mendatangi rumah-rumah warga yang dicurigai sebagai kontak erat pasien Covid 19 dan mewancai yang bersangkutan.
“Data hasil wawancara kemudian akan dicatat dalam sebuah formulir yang telah disiapkan, selanjutnya para Babinsa yang menjadi tenaga tracer akan berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melaksanakan tindakan berikutnya yaitu melaksanakan entry test dengan antigen, untuk mengetahui apakah masyarakat tersebut menunjukan gejala reaktif atau tidak,” tutur Panglima TNI dikutip dari Sindonews.com.
Diketahui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan pelacakan secara digital akan jadi langkah pertama yang dilakukan para tracer dari TNI. Para personel yang jadi tenaga tracer nantinya akan menerima notifikasi atau pemberitahuan dari Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga
Kemudian petugas akan menghubungi dan mewancarai warga lewat aplikasi pengirim pesan WhatsApp atau telepon.
Namun jika langkah digital itu tidak dapat dilakukan, maka para tracer yang di antaranya merupakan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, bakal langsung mendatangi rumah-rumah warga yang dicurigai sebagai kontak erat pasien Covid 19 dan mewancai yang bersangkutan.
“Data hasil wawancara kemudian akan dicatat dalam sebuah formulir yang telah disiapkan, selanjutnya para Babinsa yang menjadi tenaga tracer akan berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melaksanakan tindakan berikutnya yaitu melaksanakan entry test dengan antigen, untuk mengetahui apakah masyarakat tersebut menunjukan gejala reaktif atau tidak,” tutur Panglima TNI dikutip dari Sindonews.com.
Lihat Juga :