Tengok Dapur Umum, Wali Kota Sutiaji Terenyuh Melihat Kepedulian Warga Kelurahan Gadang
Senin, 26 Juli 2021 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya kepedulian dan berbagi semacam ini menjadi wujud ketangguhan RT/RW dalam menghadapi pandemi. “Kita tidak bisa mengandalkan yang namanya rumah sakit. Semua sudah penuh. Tapi karena ketangguhan dari sini Insyaa Allah pandemi ini bisa kita hadapi. Tangguh apa? Tangguh ekonomi, tangguh informasi, tangguh kesehatan, tangguh keamanan, hingga tangguh pangan seperti ini,” kata Sutiaji.
Orang nomor satu di Kota Malang tersebut juga mengajak seluruh warga untuk saling berbagi di masa pandemi. “Jiwa kita, raga kita, kita tumpahkan pada Indonesia. Perang saat ini bukan perang angkat senjata. Kalau kita patriotismenya tinggi, perangnya adalah kita harus memberikan kepada saudara kita yang sedang membutuhkan. Bukan hanya yang isoman saja, tapi saudara kita yang kurang mampu, dan yang terdampak,” ajak Pak Aji.
Wali Kota Sutiaji mengatakan bahwa kepedulian bersama harus terus dirajut demi membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan. “Indonesia ini sekarang sedang susah, zaman sekarang tidak usah maido (saling menyalahkan, red), ayo apa yang bisa ditandangi (dikerjakan, red), tidak punya materi, ayo bantu dengan tenaga atau pikiran, ayo kita bisa bersama-sama,” ujarnya.
Sementara itu Lurah Gadang Denny Surya Wardhana mengatakan dengan adanya perhatian dalam wujud dapur umum tersebut berefek mendorong semangat warganya yang menjalani isoman untuk lekas sembuh.
“Dulu kalau kita tanya kepada yang terpapar, mereka menolak (menyatakan terkena Covid-19, red) bukan karena sakitnya, tapi karena respons dari masyarakat. Sekarang, dengan kepedulian seperti ini, warga tidak menunjukkan hal yang negatif, justru warga menunjukkan simpatinya. Mereka mendukung yang isoman supaya cepat sembuh,” ujarnya. CM
Orang nomor satu di Kota Malang tersebut juga mengajak seluruh warga untuk saling berbagi di masa pandemi. “Jiwa kita, raga kita, kita tumpahkan pada Indonesia. Perang saat ini bukan perang angkat senjata. Kalau kita patriotismenya tinggi, perangnya adalah kita harus memberikan kepada saudara kita yang sedang membutuhkan. Bukan hanya yang isoman saja, tapi saudara kita yang kurang mampu, dan yang terdampak,” ajak Pak Aji.
Wali Kota Sutiaji mengatakan bahwa kepedulian bersama harus terus dirajut demi membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan. “Indonesia ini sekarang sedang susah, zaman sekarang tidak usah maido (saling menyalahkan, red), ayo apa yang bisa ditandangi (dikerjakan, red), tidak punya materi, ayo bantu dengan tenaga atau pikiran, ayo kita bisa bersama-sama,” ujarnya.
Sementara itu Lurah Gadang Denny Surya Wardhana mengatakan dengan adanya perhatian dalam wujud dapur umum tersebut berefek mendorong semangat warganya yang menjalani isoman untuk lekas sembuh.
“Dulu kalau kita tanya kepada yang terpapar, mereka menolak (menyatakan terkena Covid-19, red) bukan karena sakitnya, tapi karena respons dari masyarakat. Sekarang, dengan kepedulian seperti ini, warga tidak menunjukkan hal yang negatif, justru warga menunjukkan simpatinya. Mereka mendukung yang isoman supaya cepat sembuh,” ujarnya. CM
(ars)
Lihat Juga :