Positif COVID-19 di Kota Bogor Bertambah 333 Kasus, Ganjil Genap Berhasil Redam Mobilitas Warga

Sabtu, 24 Juli 2021 - 22:17 WIB
loading...
Positif COVID-19 di...
Dalam mengatasi penyebaran COVID-19, Pemkot Bogor selain memperketat PPKM Level 4, juga kembali memberlakukan sistem ganjil genap.Foto: SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Kasus harian konfirmasi positif COVID-19 Kota Bogor bertambah 333 orang pada Sabtu, 24 Juli 2021. Sementara pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 131 orang dan meninggal 1 orang.

Sehingga, akumulasi COVID-19 di Kota Bogor sejak awal pandemi pada Maret 2020 hingga saat ini telah mencapai 30.425 orang. Rinciannya, masih sakit
konfrimasi aktif 3.594 orang, sembuh 26.464 orang dan meninggal dunia 367 orang.

Baca juga: 95 Warga Bogor Meninggal Saat Isoman, Wakil Wali Kota Bogor: Kita Betul-betul Kaget

Dalam mengatasi penyebaran COVID-19, Pemkot melalui Satuan Tugas penanganan COVID-19 Kota Bogor selain memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4, juga kembali memberlakukan sistem ganjil genap.

Kebijakan ganjil genap ini diberlakukan terhitung 23 hingga 25 Juli 2021 selama 24 jam. Bagi kendaraan yang tidak sesuai nomor (ganjil/genap) pada hari itu, akan diputarbalikan. Pada hari kedua ganjil genap Sabtu (24/7/2021), kondisi lalu lintas, khususnya di pusat kota, terpantau tidak terlalu ramai..

Dalam pemberlakuan ganjil genap ini, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor berjaga di 17 titik check point, dan ada 10 tim yang bertugas.

"Dari 10 tim yang bertugas, ada dua tim di antaranya mengatur di sentra-sentra pasar agar warga tidak berbelanja secara berbarengan di hari yang sama," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Baca juga: 23-25 Juli Ganjil Genap Bogor Diberlakukan, Polisi: Kalau Efektif Dilanjutkan di Hari Kerja

Berdasarkan evaluasi penerapan PPKM Darurat yang berakhir pada 20 Juli lalu, Kota Bogor dalam dua pekan terakhir masuk dalam zona hitam mobilitas. Langkah penyekatan di batas kota dilakukan, namun kondisi lalu lintas di dalam kota masih cukup padat.

Maka dari itu, kata dia, penerapan Ganjil Genap diharapkan menjadi salah satu langkah antisipasi dalam mengurangi mobilitas warga yang akan berbelanja setelah menerima bantuan dari pemerintah.

"Ini kami lakukan karena Kota Bogor saat ini memasuki zona merah. Semoga langkah yang kami laksanakan dapat memberikan dampak penurunan mobilitas warga dan juga penurunan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor," katanya.

Menjelang akhir pekan, ditambah masyarakat yang akan berbelanja setelah menerima bantuan, dibutuhkan pengaturan agar masyarakat yang ingin berbelanja bisa secara bergantian sesuai nomor kendaraan yang dimiliki.

"Selain itu langkah ini juga untuk mengakomodir masyarakat luar kota yang ingin masuk ke Kota Bogor. Jadi kami tidak melarang untuk berbelanja, namun kami ingin mengatur agar tidak terjadi kerumunan," tegasnya.

Pengaturan yang dilakukan ini tidak terlepas dari karakteristik Kota Bogor yang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor dan menjadi perlintasan mobilitas kendaraan.

Dengan pengaturan ini diharapkan penerapan protokol kesehatan, pengurangan mobilitas warga tetap terjaga dan ekonomi tidak terlalu terganggu bagi masyarakat yang saat ini sudah mulai kembali bergeliat melalui bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kerja Sama MNC Bank...
Kerja Sama MNC Bank & BPR Kota Bogor
Perluas Akses Perbankan...
Perluas Akses Perbankan Digital, MNC Bank Jalin Kolaborasi dengan BPR Bank Kota Bogor
Rekomendasi
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Berita Terkini
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved