Ratusan Tahanan Narkoba Rutan Makassar Dilatih Membuat Resin Kayu
Jum'at, 23 Juli 2021 - 23:20 WIB
loading...
Pelatihan pembuatan resin kayu di bagi tahanan narkoba Rutan Makassar, Jumat (23/7). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Ratusan warga binaan rehabilitasi medis Rutan Kelas I Makassar mendapat pelatihan pembuatan resin kayu di Aula Blok Andi Djemma, Rutan Makassar, Jumat (23/7).
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi mengatakan, sebanyak 200 orang warga binaan mengikuti pelatihan yang dipandu langsung tim Rehabilitasi BNN Baddoka.
Baca juga:Ratusan Warga Binaan Rutan Makassar Disuntik Vaksin Covid-19
Dia menerangkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan warga binaan agar memiliki daya saing serta mampu meningkatkan taraf hidup selepas menjalani masa pidana.
“Kami percaya dengan eksplorasi secara terus-menerus, warga binaan akan mampu menghasilkan banyak karya inovatif, yang setidaknya mampu menjadi bekal untuk bersosialisasi di tengah masyarakat nantinya," ucap Sulistyadi.
Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja Rutan Kelas 1 Makassar , Aslan Muhammad mengatakan kegiatan ini secara tidak langsung menjadi target capaian kerja pemasyarakat.
Baca juga:WBP Rutan Makassar Beradu Kemampuan di Panggung Seni Peringatan HANI
Dia bilang kegiatan ini melibatkan warga binaan yang termasuk dalam program rehabilitasi medis dan bekerja sama Balai Rehabilitasi BNN Baddoka dalam hal ini tenaga konselor atau instruktur.
"Dalam tahapan rehabilitasi medis ini, warga binaan diberi kegiatan vocational berupa pembuatan kerajinan dari resin dan kayu. Insyaallah setelah rampung ilmu ini akan ditularkan kepada warga binaan lain untuk dikembangkan yang diharapkan dapat menambah warna program pembinaan kemandirian di Rutan Makassar ," ujarnya.
Sementara itu tenaga konselor Balai Rehabilitasi BNN Baddoka, Sabir mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Rutan Kelas 1 Makassar .
Baca juga:Warga Binaan Manfaatkan Lahan Kosong Rutan Makassar Tanam Kangkung
Menurutnya hal ini perlu terus dibangun, berkolaborasi membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik, kelak aktif dan produktif di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, luar biasa semangat dari teman-teman warga binaan dalam mengikuti setiap tahapan program rehabilitasi medis. Mulai dari assesment sampai tahap vocational ini. Juga yang tak kalah luar biasa dukungan dari seluruh jajaran Rutan Makassar karena semua tahapan bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Mudah-mudahan bermanfaat, hasilnya bisa sangat memuaskan," ujarnya mengapresiasi.
Staf Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja Rutan Makassar , Muchlis Kamaruddin, sekaligus penanggung jawab dalam kegiatan ini menyebut pelatihan kerajinan berbahan dasar resin ini akan berlangsung hingga Agustus mendatang.
Baca juga:Penyebab Kebakaran di Rutas Kelas 1 Makassar Terus Diusut
"Untuk pelatihan ini rencananya sampai awal Agustus. Dipastikan setiap peserta bisa memahami dengan baik dan bisa praktek secara mandiri dan berkreasi. Nanti juga diupayakan menerima pesanan, minimal dari petugas yang berminat," jelasnya.
Dia menambahkan pada prakteknya ada enam warga binaan yang ikut. "Yang enam ini benar-benar akan dimahirkan agar bisa memproduksi, nanti ditularkan ke teman-teman yang lain," jelasnya.
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi mengatakan, sebanyak 200 orang warga binaan mengikuti pelatihan yang dipandu langsung tim Rehabilitasi BNN Baddoka.
Baca juga:Ratusan Warga Binaan Rutan Makassar Disuntik Vaksin Covid-19
Dia menerangkan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan warga binaan agar memiliki daya saing serta mampu meningkatkan taraf hidup selepas menjalani masa pidana.
“Kami percaya dengan eksplorasi secara terus-menerus, warga binaan akan mampu menghasilkan banyak karya inovatif, yang setidaknya mampu menjadi bekal untuk bersosialisasi di tengah masyarakat nantinya," ucap Sulistyadi.
Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja Rutan Kelas 1 Makassar , Aslan Muhammad mengatakan kegiatan ini secara tidak langsung menjadi target capaian kerja pemasyarakat.
Baca juga:WBP Rutan Makassar Beradu Kemampuan di Panggung Seni Peringatan HANI
Dia bilang kegiatan ini melibatkan warga binaan yang termasuk dalam program rehabilitasi medis dan bekerja sama Balai Rehabilitasi BNN Baddoka dalam hal ini tenaga konselor atau instruktur.
"Dalam tahapan rehabilitasi medis ini, warga binaan diberi kegiatan vocational berupa pembuatan kerajinan dari resin dan kayu. Insyaallah setelah rampung ilmu ini akan ditularkan kepada warga binaan lain untuk dikembangkan yang diharapkan dapat menambah warna program pembinaan kemandirian di Rutan Makassar ," ujarnya.
Sementara itu tenaga konselor Balai Rehabilitasi BNN Baddoka, Sabir mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Rutan Kelas 1 Makassar .
Baca juga:Warga Binaan Manfaatkan Lahan Kosong Rutan Makassar Tanam Kangkung
Menurutnya hal ini perlu terus dibangun, berkolaborasi membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik, kelak aktif dan produktif di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, luar biasa semangat dari teman-teman warga binaan dalam mengikuti setiap tahapan program rehabilitasi medis. Mulai dari assesment sampai tahap vocational ini. Juga yang tak kalah luar biasa dukungan dari seluruh jajaran Rutan Makassar karena semua tahapan bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Mudah-mudahan bermanfaat, hasilnya bisa sangat memuaskan," ujarnya mengapresiasi.
Staf Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja Rutan Makassar , Muchlis Kamaruddin, sekaligus penanggung jawab dalam kegiatan ini menyebut pelatihan kerajinan berbahan dasar resin ini akan berlangsung hingga Agustus mendatang.
Baca juga:Penyebab Kebakaran di Rutas Kelas 1 Makassar Terus Diusut
"Untuk pelatihan ini rencananya sampai awal Agustus. Dipastikan setiap peserta bisa memahami dengan baik dan bisa praktek secara mandiri dan berkreasi. Nanti juga diupayakan menerima pesanan, minimal dari petugas yang berminat," jelasnya.
Dia menambahkan pada prakteknya ada enam warga binaan yang ikut. "Yang enam ini benar-benar akan dimahirkan agar bisa memproduksi, nanti ditularkan ke teman-teman yang lain," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :