Anggota Ormas di Bali Tewas Dibacok di Tengah Jalan, Polisi Bekuk Pelaku
Jum'at, 23 Juli 2021 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan, peristiwa ini bukan pertikaian antar Ormas maupun suku tertentu. "Ini antara debitur dan kreditur. Masalah tarik menarik finance. Tidak ada hubungannya dengan Ormas," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi pembacokan terjadi di Jalan Subur, Jumat (23/7/2021) sore sekitar pukul 15.00 Wita. Korban, Gede Budiarsa tewas bersimbah darah di tengah jalan setelah diserang dengan brutal dengan senjata tajam.
Peristiwa mengerikan itu bermula saat Budiarsa dan rekannya mendatangi markas Mata Elang di Jalan Gunung Patuha untuk menanyakan unit motor yang ditarik. Mereka lalu terlibat adu mulut berlanjut pada aksi pemukulan dan perusakan markas Mata Elang.
Tak terima, anggota Mata Elang melakukan perlawanan. Budiarsa dan rekannya lalu pilih kabur. Aksi pengejaran pun dilakukan oleh sejumlah anggota Mata Elang.
Budiarsa akhirnya ditemukan di Jalan Subur. Pria bertato itu yang disebut-sebut anggota Ormas itu lalu diserang dengan senjata tajam hingga akhirnya tumbang bersimbah darah di tengah jalan.
Diberitakan sebelumnya, aksi pembacokan terjadi di Jalan Subur, Jumat (23/7/2021) sore sekitar pukul 15.00 Wita. Korban, Gede Budiarsa tewas bersimbah darah di tengah jalan setelah diserang dengan brutal dengan senjata tajam.
Peristiwa mengerikan itu bermula saat Budiarsa dan rekannya mendatangi markas Mata Elang di Jalan Gunung Patuha untuk menanyakan unit motor yang ditarik. Mereka lalu terlibat adu mulut berlanjut pada aksi pemukulan dan perusakan markas Mata Elang.
Tak terima, anggota Mata Elang melakukan perlawanan. Budiarsa dan rekannya lalu pilih kabur. Aksi pengejaran pun dilakukan oleh sejumlah anggota Mata Elang.
Budiarsa akhirnya ditemukan di Jalan Subur. Pria bertato itu yang disebut-sebut anggota Ormas itu lalu diserang dengan senjata tajam hingga akhirnya tumbang bersimbah darah di tengah jalan.
(shf)
Lihat Juga :