Gempar Oksigen Palsu di Tulungagung, Polda Jatim: Isinya Asli Kadarnya Rendah
Jum'at, 23 Juli 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
BPBD memproduksi oksigen dari mesin kompresor yang biasa dipakai untuk kepentingan penyelaman. Pada tanggal 17 Juli 2021 itu, BPBD mengisi oksigen ke dalam 32 tabung ukuran 1 meter kubik dan enam tabung ukuran 6 meter kubik. Setelah itu BPBD tidak melakukan pengisian lagi karena kompresornya rusak.
Baca juga: Gereja Pentakosta Dilempar Bom Molotov Saat Banyak Warga Mengungsi di Dalamnya
"Satu tabung di antaranya yang berukuran 6 meter kubik dibawa pembudidaya bibit gurami asal Tulungagung berinisial MR. Dari dia peternak ikan Koi lantas meminta oksigen yang diisikan ke tabung ukuran 1 meter kubik. Lantaran kadar oksigennya kurang dari standar, maka ikannya mati," tandas Farman.
Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu menegaskan, hingga kini belum ditemukan unsur pidana dalam kasus ini. Semua pihak yang terlibat dalam kejadian itu juga tidak memiliki kesengajaan dan niat jahat atau mens rea. Oksigennya juga tidak diperjualbelikan. "Statusnya saksi (Semua yang dimintai keterangan)," tandasnya.
Baca juga: Gereja Pentakosta Dilempar Bom Molotov Saat Banyak Warga Mengungsi di Dalamnya
"Satu tabung di antaranya yang berukuran 6 meter kubik dibawa pembudidaya bibit gurami asal Tulungagung berinisial MR. Dari dia peternak ikan Koi lantas meminta oksigen yang diisikan ke tabung ukuran 1 meter kubik. Lantaran kadar oksigennya kurang dari standar, maka ikannya mati," tandas Farman.
Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu menegaskan, hingga kini belum ditemukan unsur pidana dalam kasus ini. Semua pihak yang terlibat dalam kejadian itu juga tidak memiliki kesengajaan dan niat jahat atau mens rea. Oksigennya juga tidak diperjualbelikan. "Statusnya saksi (Semua yang dimintai keterangan)," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :