100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Kamis, 28 Mei 2020 - 07:32 WIB
loading...
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mempersiapkan sebanyak 100 program studi vokasi perguruan tinggi akan dipadukan dengan dunia industri dan dunia kerja. (Foto/Ilustrasi)
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mempersiapkan sebanyak 100 program studi vokasi perguruan tinggi akan dipadukan dengan dunia industri dan dunia kerja.
Link and match ini dilakukan agar lulusan pendidikan vokasi akan semakin dihargai oleh dunia industri dan dunia kerja.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mengatakan, "pernikahan" antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri sudah pernah dilakukan.
Namun, lanjut dia, link and match yang kali ini diluncurkan ialah agar antara keduanya dapat berbagi peran dan berinvestasi dan mengambil risiko bersama .(BACA JUGA: Sebelum Buka Sekolah, Kemendikbud Harus Punya Peta Terverifikasi)
Dia menjelaskan, tahun ini ada 100 prodi vokasi di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang akan link and match dengan puluhan bahkan ratusan industri.
"Jadi, di masa pandemi ini, kita akan melakukan (semacam-red) perjodohan massal, bukan satu dengan satu, tetapi satu kampus vokasi dengan banyak industri," katanya dalam acara webinar peluncuran Program Penguatan Prodi Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun 2020.
Kerja sama antara dunia industri dan pendidikan vokasi ini akan diwujudkan dengan penyusunan kurikulum bersama, dosen tamu, program magang, komitmen dari industri untuk menyerap lulusan, beasiswa, pengenalan teknologi dan proses kerja idustri kepada dosen, sertifikat kompetensi, riset gabungan dan lainnya.
Link and match ini dilakukan agar lulusan pendidikan vokasi akan semakin dihargai oleh dunia industri dan dunia kerja.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mengatakan, "pernikahan" antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri sudah pernah dilakukan.
Namun, lanjut dia, link and match yang kali ini diluncurkan ialah agar antara keduanya dapat berbagi peran dan berinvestasi dan mengambil risiko bersama .(BACA JUGA: Sebelum Buka Sekolah, Kemendikbud Harus Punya Peta Terverifikasi)
Dia menjelaskan, tahun ini ada 100 prodi vokasi di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang akan link and match dengan puluhan bahkan ratusan industri.
"Jadi, di masa pandemi ini, kita akan melakukan (semacam-red) perjodohan massal, bukan satu dengan satu, tetapi satu kampus vokasi dengan banyak industri," katanya dalam acara webinar peluncuran Program Penguatan Prodi Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun 2020.
Kerja sama antara dunia industri dan pendidikan vokasi ini akan diwujudkan dengan penyusunan kurikulum bersama, dosen tamu, program magang, komitmen dari industri untuk menyerap lulusan, beasiswa, pengenalan teknologi dan proses kerja idustri kepada dosen, sertifikat kompetensi, riset gabungan dan lainnya.
Lihat Juga :