PPKM Bikin Tingkat Hunian Hotel di Makassar Anjlok

Kamis, 22 Juli 2021 - 10:31 WIB
loading...
PPKM Bikin Tingkat Hunian...
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turut mempengaruhi bisnis perhotelan di Kota Makassar. Tingkatkan hunian atau okupansi anjlok. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) turut mempengaruhi bisnis perhotelan di Kota Makassar. Tingkatkan hunian atau okupansi hotel anjlok. Rata-rata hanya mencapai 18 persen.

Padahal, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) mencatat, rata-rata okupansi hotel pada bulan Juni mulai bergerak positif, yaitu tumbuh 28-30 persen setelah terpuruk sejak awal tahun yaitu hanya 18-25 persen saja.

"Bahkan data yang sempat saya terima tadi pagi itu, ada laporan salah satu hotel okupansinya hanya 8 persen. Ini membuat keprihatinan," ujar Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga.

Meski memprihatinkan, belum ada hotel yang dilaporkan gulung tikar selama pandemi Covid-19. Meski diakui Anggiat, hal tersebut berpotensi terjadi. Hanya persoalan waktu jika kondisi tidak menunjukkan perbaikan.

Baca Juga: PHRI-IHGMA Gelar Doa Bersama Lintas Agama Berharap Pandemi Berlalu

Leih lanjut, Anggiat juga mengaku mendapat laporan adanya penambahan karyawan yang dirumahkan hingga adanya perubahan skema kerja perusahaan.

"Jadi ada yang sekarang cuma masuk 15 hari dalam sebulan, artinya dia dapat upah hanya 50 persen. Jadi kalau ini Covid-19 tidak segera berlalu, akan lebih parah lagi. Jadi mudah-mudahan tanggal 25 berakhir (PPKM) karena sangat kurang sekali," lanjutnya.

Sementara terkait stimulus dana hibah, dinilai sudah ada sejumlah kemajuan setelah adanya pertemuan dengan pihak Dinas Pariwisata, usai Kementerian menjanjikan prioritas pencairan untuk tahun ini.

Nominalnya sendiri belum diketahui. Hanya saja jumlahnya diperkirakan tidak bergerak dari tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Makassar Apresiasi Vaksinasi PHRI-IHGMA dan YABBM

"Jadi dari hasil rapat bersama Dispar dan Perizinan Makassar, kita diharuskan rampungkan administrasi pendataan, jadi ini diharapkan paling tidak jadi penopang di saat-saat seperti ini. Kita juga sudah ketemu Pak Wali untuk monitor dinas terkait agar berjalan," pungkasnya.

Sementara itu Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar , Hasanuddin Leo mendesak PHRI, Dinas PTSP, Bapenda dan Dispar untuk berembuk menyelesaikan kendala yang ada. Agar gagalnya realisasi dana hibah tidak kembali terulang tahun ini.

"Semua SKPD terkait, baik perizinan, terkait pengeluaran izin usaha perhotelan itu memang sudah harus melengkapi dan juga hotel. Ini pihak PHRI harus mensertifikasi secara keseluruhan hotel-hotelnya supaya apa yang menjadi kebutuhan itu dilengkapi dari sekarang sehingga pada saatnya tidak lagi (bermasalah)," tegas legislator PAN tersebut.

Dia mengatakan akan menggelar pertemuan melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Jumat (23/7/2021). Dirinya akan mempertanyakan hal ini ke dinas-dinas terkait agar progresnya dipercepat.

"Rencana kita ada monev dengan dinas-dinas terkait kita akan pertanyakan data-datanya," lanjutnya.

Baca Juga: Desa Wisata Akan Jadi Tren dan Masa Depan Pariwisata Indonesia
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hotel di Jatim Mulai...
Hotel di Jatim Mulai Kurangi Hari Kerja, Ancaman PHK Makin Nyata
Awas! 34 Hotel di Malang...
Awas! 34 Hotel di Malang Diretas, Nomor Telepon hingga Rekening Diganti
Viral Bule Arogan Nyaris...
Viral Bule Arogan Nyaris Diamuk Massa usai Tabrak Lari di Sanur, Tokoh Bali Meradang
Parah! Viral Bule Mabuk...
Parah! Viral Bule Mabuk Ngamuk Pukuli Pemotor di Kuta, PHRI Bali Meradang
Bisnis Hotel dan Restoran...
Bisnis Hotel dan Restoran di Palembang Kembali Bergairah
Dorong Pemulihan Pariwisata,...
Dorong Pemulihan Pariwisata, PHRI Bali Usulkan Bebas Visa Turis ASEAN
Long Weekend Iduladha:...
Long Weekend Iduladha: Diskon Melimpah, Tapi Hotel Masih Sepi Pengunjung
Perhotelan Terimbas...
Perhotelan Terimbas Efisiensi Anggaran, PHRI: Pemerintah Harus Ambil Langkah Strategis
Keluh Kesah Pengusaha...
Keluh Kesah Pengusaha usai Prabowo Ingin Hemat Anggaran Rp306 Triliun
Rekomendasi
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Berita Terkini
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved