Blusukan Bagikan Bantuan, Ridwan Kamil: Warga Marah dan Butuh Support Pemimpin

Rabu, 21 Juli 2021 - 16:25 WIB
loading...
Blusukan Bagikan Bantuan,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil blusukan membagikan bantuan sembako dan uang tunai kepada warga terdampak pandemi COVID-19 dan PPKM Darurat, Rabu (21/7/2021). Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memilih blusukan dan membagi-bagikan bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca juga: Bergaya Bikers, Ridwan Kamil Blusukan Bagikan Bantuan di Hari Raya Idul Adha

Dengan menggunakan motor, Ridwan Kamil menyusuri jalan dan menyapa langsung warga sambil memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai. Tidak sendirian, langkah yang diambil Ridwan Kamil ini juga diikuti sang istri, Atalia Praratya Ridwan Kamil.

Baca juga: Massa Tutup Jalan di Bandung, Polisi Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Tolak PPKM Darurat

Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, dirinya sengaja blusukan sambil menunggu kejelasan data warga yang mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial dan Kementerian Desa. Berdasarkan hasil rapat terakhir, kata Kang Emil, warga Jabar yang mendapatkan bansos dari pemerintah pusat itu mencapai 63%.

Di sisi lain, kata Kang Emil, kebijakan PPKM Darurat menyebabkan banyak warga terdampak baru yang menurutnya tidak bisa masuk dalam data formal penerima bansos dari pemerintah pusat.

"Ini agak sulit, harus improvisasi di lapangan, Pemprov Jabar bersama kota/kabupaten menyisihkan anggaran untuk mereka yang tidak tercover pusat," jelas Kang Emil, Rabu (21/7/2021).

Oleh karenanya, lanjut Kang Emil, pihaknya memilih blusukan dan menyapa langsung warganya. Menurutnya, dengan memberikan bantuan secara langsung, warga pun akan merasa nyaman karena pemimpin hadir di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

"Psikologis warga sedang marah, melemah, pasrah, dan butuh support pemimpin. Sehingga, dengan kehadiran pemimpin secara langsung diharapkan menaikan moral dan semangat pada saat sulit," ungkapnya.

Meski begitu, Kang Emil mengakui bahwa upaya blusukan ini tetap membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari banyak pihak, agar semakin banyak warga yang mendapat bantuan. Oleh karena itu, Kang Emil mengajak elemen-elemen sosial untuk bersama-sama Pemprov Jabar mendata warga yang layak mendapatkan bantuan.

"Kami ada logistik sembakonya, tapi kekurangan pasukan, menyisir mereka yang tidak terdata secara formal. Istilahnya berasnya dari saya, mereka tinggal membagikan," jelasnya.

Saat ditanya sumber logistik yang akan diberikan untuk warga terdampak itu, Kang Emil mengaku, pihaknya memaksimalkan dana corporate social responsibility (CSR) dan pertemanan, termasuk mengatur anggaran agar bisa dimanfaatkan secara optimal.

"Dari anggaran yang tadinya buat obat 100 persen, kemudian pemerintah pusat juga bikin program gratis, jadi setengahnya saya putuskan akan disisihkan untuk bansos sembako dan uang tunai kepada warga yang tidak terdaftar formal, yang tadinya dari biaya obat," terangnya.

Kang Emil juga mengatakan bahwa upaya blusukan ini dilakukan oleh sang istri di kesempatan yang berbeda lewat organisasi kemanusiaan, Jabar Bergerak. Kang Emil dan istri berbagi tugas kemanusiaan lewat aksi masing-masing.

"Itulah keindahan punya istri yang hiperaktif, jadi gak mau bareng suami karena punya wilayah kebaikan sendiri yang cukup kompleks. Ya melakukan hal yang sama intinya, tapi beda wilayah," katanya.

Diketahui, sejak Selasa (20/7/2021) kemarin, Ridwan Kamil berkeliling menggunakan motor di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung untuk memberikan langsung bantuan sembako dan uang tunai yang disambut antusias warga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Blusukan...
Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Badung, Disambut Rampai Nusantara Bali
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Berita Terkini
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved