Bila PPKM Darurat Kembali Diperpanjang, Bupati Jembrana Menolak Tegas
Selasa, 20 Juli 2021 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jembrana, I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menambahkan, untuk menekan kasus COVID-19, pihaknya menilai jika pelaksanaan vaksinasi masih cukup ampuh.
Buktinya, dari 23 kasus meninggal dari tanggal 23 Juni-18 Juli 2021, hanya satu orang yang sudah mendapat vaksin dosis pertama dengan komorbid.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang memiliki komorbid, sehingga menyebabkan kondisi kesehatan pasien menurun drastis.
"Komorbid itu artinya sudah punya penyakit bawaan seperti jantung, hipertensi, kencing manis dan lain sebagainya yang memberatkan jika terkena COVID-19 dan membuat meninggal," terang Oka Parwata.
Sedangkan terkait perkembangan kasus COVID-19 di Jembrana, dari data mulai 1 Juni-18 Juli 2021, dari total 745 orang terkonfirmasi positif, sebanyak 107 orang sudah menjalani vaksin pertama dan 148 orang sudah menerima vaksin lengkap (kedua).
Buktinya, dari 23 kasus meninggal dari tanggal 23 Juni-18 Juli 2021, hanya satu orang yang sudah mendapat vaksin dosis pertama dengan komorbid.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang memiliki komorbid, sehingga menyebabkan kondisi kesehatan pasien menurun drastis.
"Komorbid itu artinya sudah punya penyakit bawaan seperti jantung, hipertensi, kencing manis dan lain sebagainya yang memberatkan jika terkena COVID-19 dan membuat meninggal," terang Oka Parwata.
Sedangkan terkait perkembangan kasus COVID-19 di Jembrana, dari data mulai 1 Juni-18 Juli 2021, dari total 745 orang terkonfirmasi positif, sebanyak 107 orang sudah menjalani vaksin pertama dan 148 orang sudah menerima vaksin lengkap (kedua).
Lihat Juga :