Fantastis, DPRD Manado Beli Randis Senilai Rp2,3 M di Tengah Pandemi COVID-19

Minggu, 18 Juli 2021 - 23:09 WIB
loading...
Fantastis, DPRD Manado...
Dua paket pengadaan kendaraan dinas di DPRD Manado tahun anggaran 2021. Foto: Istimewa
A A A
MANADO - Di tengah Pandemi COVID-19 yang belum usai, DPRD Kota Manado malah melakukan lelang tender dua paket pengadaan kendaraan dinas di DPRD Kota Manado Tahun Anggaran 2021.

Belum diketahui kendaraan jenis atau merek apa, hanya saja dalam kode RUP (Rencana Pengadaan Umum) No. 29376936 pada satuan kerja Sekretariat DPRD Manado dengan paket pekerjaan belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan, khusus empat mobil masing-masing spesifikasi 2.500 cc untuk tiga unit dan satu unit 1.500 cc dengan pagu anggaran Rp2.148.500.000.

Sementara pengadaan delapan unit sepeda motor dengan kode RUP No. 29072187 pada satuan kerja yang sama dengan spesifikasi motor matic 150 cc, total pagu anggaran disediakan Rp201.500.000.

Baca juga: Gubernur Sulut Perpanjang PPKM Mikro di 9 Kabupaten Kota hingga 1 Agustus 2021

Jadwal pelaksanaan kontrak kerja kedua paket pekerjaan itu sama-sama dimulai dan berakhir Mei 2021. Bedanya, hanya metode pembelian. Kalau Empat Mobil Dinas lewat tender, sementara 8 motor lewat E-Purchasing atau melalui E-Katalog.

Fantastis total duit dikeluarkan DPRD Manado tahun anggaran 2021 ini di tengah masyarakat Manado sekarang lagi digerogoti masalah pandemi COVID-19, yakni sebesar Rp 2,3 Miliar (Rp2.350.000.000) hanya untuk membeli kendaraan dinas para wakil rakyat terhormat itu.

Sekretaris DPRD Manado, Adi Zainal Abidin saat dikonfirmasi terkait pengadaan dua paket pekerjaan pengadaan kendaraan dinas hanya menjawab singkat. “Sementara proses tender di LPSE,” katanya.

Baca juga:
Rekor Tertinggi Sulut Selama Pandemi, Kasus Baru Bertambah 367 Orang

Menanggapi hal itu, pengamat politik & pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik M Tumbelaka mengatakan, ada duahal yang menimbulkan tanya terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) kendaraan di Sekretariat DPRD Kota Manado tersebut.

Pertama, bagaimana PBJ seperti itu bisa diloloskan menjadi mata anggaran yang tertata dalam situasi dan kondisi di tengah kita semua sangat prihatin karena menerjang masalah sosial ekonomi, sehingga memaksa terjadinya refocusing guna pengetatan anggaran sesuai skala prioritas.

Hal ini juga terkait kemampuan keuangan daerah yang menurun drastis, kedua akan berpotensi menjadi sorotan publik karena dianggap sangat tidak peka.“Ini berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik di tengah terjangan pandemi COVID-19," kata Direktur Eksekutif Tumbelaka Academic Center itu.

Baca juga: Cemburu Buta, Pemuda Asal Minut Tega Aniaya Kekasihnya dengan Sajam

Selain itu kata dia, dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tertanggal 18 Juli 2021 Nomor 440/3929/SJ tentang Penertiban Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan dan Percepatan Pemberian Vaksin Bagi Masyarakat pada point tiga berbunyi Membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi sebagai akibat terkena dampak pandemi COVID-19 dan dampak pelaksanaan PPKM, antara lain dengan cara memberikan masker, hand sanitizer, bantuan sembako dan suplemen/makanan sehat,disesuaikan dengan kondisi/kemampuan keuangan daerah.

"Rasanya sangat tidak pantas di tengah situasi seperti sekarang ini ada PBJ seperti itu. Lebih bijaksana jika uang sebanyak itu digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19," katanya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
DPRD Desak Hasil Pemeriksaan...
DPRD Desak Hasil Pemeriksaan Kasus ASN Tukar Pelat Kendaraan Dinas Diumumkan
ASN Ganti Pelat Mobil...
ASN Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Putih Buat ke Puncak, Pramono: Kita Enggak Kasih Toleransi
Mobil Dinas Pemprov...
Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Jalan-jalan ke Puncak, Pelat Merah Diganti Pelat Putih
Pramono Anung Larang...
Pramono Anung Larang Mobil Dinas Dipakai untuk Mudik Lebaran
Menag Larang ASN Gunakan...
Menag Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas Buat Mudik Lebaran
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved