Nekat Gelar Takbir Keliling, Kapolrestabes Makassar: Pasti Dibubarkan

Minggu, 18 Juli 2021 - 21:43 WIB
loading...
Nekat Gelar Takbir Keliling,...
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana. Foto: Dok/SINDONews
A A A
MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana menegaskan bahwa pelaksanaan takbir keliling dan kegiatan serupa yang menimbulkan kerumunan dilarang . Dia pun memastikan akan membubarkannya jika ada yang nekat menggelarnya atau menimbulkan kerumunan.

Menurut Witnu, takbir keliling adalah kegiatan yang bersifat menimbulkan mobilisasi dan kerumunan massa. Terlebih sudah ada aturan dari Kementrian Agama yang melarang aktivitas tersebut.

Baca juga: Tikam 2 Pria di Bagian Leher dan Perut Preman di Makassar Ditangkap

"Kita bubarkan, kan sudah ada surat edaran dari Menag tidak boleh takbir keliling di zona oranye. Di Makassar kan masuk zona itu. Kalau kita dapati akan dibubarkan dan disuruh pulang," kata Witnu kepada SINDONews, Minggu (18/7/2021).

Dia menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan TNI, beserta jajaran Forkopimda Kota Makassar untuk mencegah aksi-aksi yang mungkin menimbulkan kerumunan, termasuk saat pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah. "Dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarg inti. Penyembelihan dilakukan di panitia kurban dan diantar langsung oleh ke rumah penerima. Sementara silaturahmi dilakukan secara virtual," papar Witnu.

Baca juga: Miris! Kakak Adik dan Bocah 6 Tahun di Makassar Curi Kiriman Paket Tetangga

Mantan Direktur Intelkam Polda Sulsel ini menambahkan rangkaian perayaan Idul Adha tersebut bakal dimonitoring oleh tim gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah; Dishub, Satpol-PP, Damkar dan BPBD. "Jumlah personel gabungan ada 1200 orang. Jadi kami minta masyarakat untuk bisa bersabar dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan dan berdampak pada kesehatan banyak orang," tutur Witnu

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, pengetatan pergerakan dalam rangka perayaan Idul Adha dilakukan merujuk dari konfigurasi kondisi pandemi di tiap daerah yang dibagi jadi kategori zona merah, oranye, kuning dan hijau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Berbagi Iduladha:...
Semangat Berbagi Iduladha: Belasan Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Karawang hingga Jakarta
Warga Paseban Apresiasi...
Warga Paseban Apresiasi Perayaan Iduladha Partai Perindo, Ada Cek Kesehatan Gratis hingga Warung Murah
Ikut Rayakan Iduladha...
Ikut Rayakan Iduladha Bareng Warga, HT Tegaskan Partai Perindo Hadir Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Iduladha 2026, Sahroni...
Iduladha 2026, Sahroni Salurkan 37 Ton untuk Puluhan Ribu Warga
Keluarga Tahanan Padati...
Keluarga Tahanan Padati Rutan KPK saat Momen Iduladha 2026
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Menebar Kebaikan di...
Menebar Kebaikan di Hari Raya, Program TJSL InJourney Airports Sentuh Berbagai Wilayah Indonesia
Rekomendasi
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved