Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Bima Arya: Karena Banyak Komorbidnya
Minggu, 18 Juli 2021 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Persoalan lain yang dihadapi oleh Pemkot Bogor kata Bima adalah tidak transparansarannya informasi terkait penyuntikan vaksin. Selanjutnya, mekanisme atau alur yang yang berbelit-belit dan tak sederhana.
"Sekarang kita dihadapkan satu pekerjaan rumah besar bagaimana warga mendapatkan informasi yang transparan, kemudian mekanisme atau alur yang efektif sederhana dan simpel," tuturnya. Baca juga: Wakapolda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Lansia di Paseban
Sebagai contoh, sambung Bima, adalah adanya aplikasi PeduliLindungi. Dimana, masyarakat yang mendaftarkan diri melalui aplikasi itu merasa bisa mendaftarkan vaksinasi dimana saja.
Padahal, tiap-tiap Pemda telah mengatur sedemikian rupa agar tak terjadi kerumunan dengan cara membatasi jumlah di lokasi sentra vaksin dan batas waktu merek abisa mendaftar.
"Di lapangan seringkali ada persoalan, pemerintah ousat menggalang berbagai macam aktor dan sistem memperbanyak proses vaksinasi, salah satunya melalui aplikasi PeduliLindungi. Persoalannya adalah ketika warga mendaftar melalui aplikasi itu mereka memiliki tiket dan merasa berhak mengikuti vaksin dimana saja," jelasnya.
"Sekarang kita dihadapkan satu pekerjaan rumah besar bagaimana warga mendapatkan informasi yang transparan, kemudian mekanisme atau alur yang efektif sederhana dan simpel," tuturnya. Baca juga: Wakapolda Metro Jaya Tinjau Vaksinasi Lansia di Paseban
Sebagai contoh, sambung Bima, adalah adanya aplikasi PeduliLindungi. Dimana, masyarakat yang mendaftarkan diri melalui aplikasi itu merasa bisa mendaftarkan vaksinasi dimana saja.
Padahal, tiap-tiap Pemda telah mengatur sedemikian rupa agar tak terjadi kerumunan dengan cara membatasi jumlah di lokasi sentra vaksin dan batas waktu merek abisa mendaftar.
"Di lapangan seringkali ada persoalan, pemerintah ousat menggalang berbagai macam aktor dan sistem memperbanyak proses vaksinasi, salah satunya melalui aplikasi PeduliLindungi. Persoalannya adalah ketika warga mendaftar melalui aplikasi itu mereka memiliki tiket dan merasa berhak mengikuti vaksin dimana saja," jelasnya.
Lihat Juga :