Covid di Bogor Berpacu dengan Waktu, Bima Arya: Satu Sisi Kurangi Laju Positif, Sisi Lain Pikirkan Logistik Warga
Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:01 WIB
loading...
Penanganan Covid-19 di Kota Bogor berpacu dengan waktu. Pemkot Bogor berusaha menekan laju positif, sedangkan sisi lain memikirkan kebutuhan warga yang isolasi mandiri. Foto: SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Penanganan Covid-19 di Kota Bogor berpacu dengan waktu. Pemkot Bogor berusaha menekan laju positif, sedangkan sisi lain memikirkan kebutuhan warga yang isolasi mandiri/isoman.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menuturkan saat ini situasinya masih kritis dan berpacu dengan waktu. "Di satu sisi Pemkot Bogor berjuang untuk mengendalikan Covid-19 dengan mengurangi laju positif. Tetapi, di sisi lain juga harus memikirkan logistik untuk warga," katanya, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: Dedie Ungkap TPU Khusus Covid-19 Kota Bogor Sudah Penuh
Sebanyak 8.314 warga Kota Bogor masih sakit terpapar Covid-19. Bahkan, dalam sehari penambahan kasus positifnya di atas rata-rata 300 orang.
Total kasus Covid-19 Kota Bogor sejak awal pandemi hingga saat ini telah mencapai 27.607 orang. Rinciannya, masih sakit 8.314, sembuh 18.974, dan meninggal dunia 319 orang.
“Banyak warga isoman sekarang yang membutuhkan bantuan dan juga warga yang secara ekonomi betul-betul terpapar seperti pedagang, buruh harian, pengemudi online dan lain-lain,” ujar Bima.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menuturkan saat ini situasinya masih kritis dan berpacu dengan waktu. "Di satu sisi Pemkot Bogor berjuang untuk mengendalikan Covid-19 dengan mengurangi laju positif. Tetapi, di sisi lain juga harus memikirkan logistik untuk warga," katanya, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: Dedie Ungkap TPU Khusus Covid-19 Kota Bogor Sudah Penuh
Sebanyak 8.314 warga Kota Bogor masih sakit terpapar Covid-19. Bahkan, dalam sehari penambahan kasus positifnya di atas rata-rata 300 orang.
Total kasus Covid-19 Kota Bogor sejak awal pandemi hingga saat ini telah mencapai 27.607 orang. Rinciannya, masih sakit 8.314, sembuh 18.974, dan meninggal dunia 319 orang.
“Banyak warga isoman sekarang yang membutuhkan bantuan dan juga warga yang secara ekonomi betul-betul terpapar seperti pedagang, buruh harian, pengemudi online dan lain-lain,” ujar Bima.
Lihat Juga :