Bupati Ade Yasin Bingung, PPKM Darurat tapi Covid-19 Kabupaten Bogor Terus Meningkat
Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terpapar Covid-19, Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor Meninggal di RS Sentra Medika
Dengan terus melonjaknya angka Covid-19, seluruh rumah sakit di Kabupaten Bogor kewalahan menangani pasien. Tata-rata bed occupation rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tempat tidur rumah sakit sudah lebih dari 90 persen.
"Artinya, ini sebelum PPKM Darurat mungkin mereka (masyarakat yang postif) sudah ada gejala, sehingga pada saat PPKM mungkin mereka sudah tertular," katanya.
Hingga saat ini situasi rumah sakit di Kabupaten Bogor masih keteteran. Meskipun ada 29 rumah sakit di Kabupaten Bogor tetap saja kewalahan menangani pasien Covid-19.
"Terus terang rumah sakit juga agak keteteran, sebab Kabupaten Bogor ini wilayanya cukup luas dengan penduduk paling banyak se-Indonesia. Jadi dalam menangani pasien dimaksimalkan di 29 rumah sakit yang ada," katanya.
Ade menyebutkan dari 4 dari 29 rumah sakit adalah milik pemerintah daerah atau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), saat ini sudah full.
"Jadi semuanya full. Bahkan di depan rumah sakit dipasang tenda untuk layanan IGD. Tingkat kematian juga cukup tinggi," katanya.
Dengan terus melonjaknya angka Covid-19, seluruh rumah sakit di Kabupaten Bogor kewalahan menangani pasien. Tata-rata bed occupation rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tempat tidur rumah sakit sudah lebih dari 90 persen.
"Artinya, ini sebelum PPKM Darurat mungkin mereka (masyarakat yang postif) sudah ada gejala, sehingga pada saat PPKM mungkin mereka sudah tertular," katanya.
Hingga saat ini situasi rumah sakit di Kabupaten Bogor masih keteteran. Meskipun ada 29 rumah sakit di Kabupaten Bogor tetap saja kewalahan menangani pasien Covid-19.
"Terus terang rumah sakit juga agak keteteran, sebab Kabupaten Bogor ini wilayanya cukup luas dengan penduduk paling banyak se-Indonesia. Jadi dalam menangani pasien dimaksimalkan di 29 rumah sakit yang ada," katanya.
Ade menyebutkan dari 4 dari 29 rumah sakit adalah milik pemerintah daerah atau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), saat ini sudah full.
"Jadi semuanya full. Bahkan di depan rumah sakit dipasang tenda untuk layanan IGD. Tingkat kematian juga cukup tinggi," katanya.
Lihat Juga :