Siksa dan Paksa ART Makan Kotoran Kucing, Perempuan Berinisial F Segera Disidang
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:08 WIB
loading...
Tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Manyar, Surabaya, F (53) saat menjalani pelimpahan tahap dua secara daring. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Perempuan berinisial F (53) bakal segera diajukan ke meja hijau, atas kasus kasus dugaan penganiayaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Manyar, Kota Surabaya. Berkas perkaranya telah dilimpahkan oleh penyidik Polrestabes Surabaya, ke penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, dalam status pelimpahan tahap dua.
Baca juga: Miris! Ayah Tiri di Pangkalan Bun Tega Siram Air Panas 2 Anaknya yang Masih Belia
Pelimpahan berkas dan tersangka ini dilakukan secara daring. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan kasus COVID-19. "Benar, kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti. Kini tersangka dititipkan penahanannya di Polrestabes Surabaya. Tersangka akan jalani penahanan selama 20 hari ke depan," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar, Kamis (15/7/2021).
Sementara itu, pengacara tersangka, Susilowati mengatakan, pihaknya berencana mengajukan penangguhan penanganan pada pekan depan. Pertimbangannya karena kliennya tersebut secara medis ada gangguan kejiwaan alias depresi.
Baca juga: Miris! Ayah Tiri di Pangkalan Bun Tega Siram Air Panas 2 Anaknya yang Masih Belia
Pelimpahan berkas dan tersangka ini dilakukan secara daring. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan kasus COVID-19. "Benar, kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti. Kini tersangka dititipkan penahanannya di Polrestabes Surabaya. Tersangka akan jalani penahanan selama 20 hari ke depan," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar, Kamis (15/7/2021).
Sementara itu, pengacara tersangka, Susilowati mengatakan, pihaknya berencana mengajukan penangguhan penanganan pada pekan depan. Pertimbangannya karena kliennya tersebut secara medis ada gangguan kejiwaan alias depresi.
Lihat Juga :