Bantu Pedagang Kecil Bayar Denda PPKM Darurat, Dedi Mulyadi Titip Uang Rp15 Juta di PN Purwakarta

Kamis, 15 Juli 2021 - 14:30 WIB
loading...
Bantu Pedagang Kecil...
Anggota DPR, Dedi Mulyadi saat membantu penjual kopi seduh, Wini Amelia dan saat menitipkan uang Rp15 juta untuk membantu para pedagang kecil membayar denda PPKM Darurat di PN Purwakarta, Kamis (15/7/2021). Foto/Istimewa
A A A
PURWAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) darurat telah menimbulkan dampak besar terhadap aktivitas perekonomian, terutama bagi para pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan.

Kondisi menjadi lebih berat menyusul penerapan denda bagi para pedagang kecil yang kedapatan melanggar aturan PPKM darurat. Untuk mendapatkan uang dari berjualan saja sudah susah, apalagi untuk membayar denda yang nilainya dirasa sangat besar bagi mereka. Baca juga: Viral, Youtuber Bagi-bagi Uang di Jalanan Bandung, Sebut Bantuan PPKM

Kondisi itulah yang dialami oleh Wini Amelia, seorang ibu penjual kopi seduh di kawasan emperan Stasiun Kereta Api Purwakarta. Wini yang tengah hamil itu terjaring operasi PPKM darurat hingga membuatnya harus membayar denda Rp150.000.

Baginya, denda sebesar itu sangatlah besar jika dibandingkan pendapatannya sehari-hari dari berjualan kopi seduh. Apalagi, kata dia, selama PPKM darurat diterapkan, jualannya sepi pembeli.

Wini sendiri sebenarnya bisa saja membayar denda tersebut. Namun, risikonya bakal kehilangan modal untuk berjualan, termasuk kehilangan penghasilan untuk menutupi kebutuhan hidupnya sehari-hari karenan baginya, denda Rp150.000 sangatlah besar.

Merasa prihatin dengan kondisi yang dialami Wini, anggota DPR RI, Dedi Mulyadi berupaya membantu kesulitan yang tengah dialami oleh Wini. Menurut Dedi, Wini datang menemuinya untuk meminta bantuan karena terjaring operasi PPKM Darurat yang mengharuskannya membayar denda.

"Tadi malam, saya menerima kehadiran seorang ibu bernama Wini Amelia. Dia sedang hamil dan datang kepada saya dalam keadaan menangis. Dia mengaku terjaring operasi razia PPKM," ungkap Dedi, Kamis (15/7/2021).

Mantan Bupati Purwakarta itu memahami bahwa para petugas lapangan yang melaksanakan operasi PPKM darurat tidak dapat disalahkan. Pasalnya, kata Dedi, mereka tengah melaksanakan tugas untuk menekan penyebaran COVID-19. Baca juga: Ini Dia Sosok Biker Viral Bagi-bagi Duit PPKM yang Hobi Koleksi Motor dan Mobil Supermewah

"Akan tetapi, di sisi lain, nasib orang seperti Ibu Wini juga harus diperhatikan. Jika terjaring razia, jangankan membayar denda, untuk makan sehari-hari saja sudah kesulitan. Aturan hukum harus tetap ditegakan. Akan tetapi, cara bagaimana agar rakyat bisa makan juga harus diperhatikan,"kata Dedi menegaskan.

Berkaca pada peristiwa yang dialami Wini, Dedi memutuskan untuk menitipkan uang ke Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta. Uang tersebut nantinya dapat digunakan untuk membayar denda para pelanggar PPKM darurat, terutama para pedagang atau masyarakat kecil yang sedang mencari nafkah.

Untuk sementara, Dedi menitipkan uang sebesar Rp15 juta yang dititipkan langsung kepada panitera PN Purwakara, Kamis (15/7/2021). Menurut Dedi, uang tersebut sebagai bagian pendampingan pihaknya untuk para pedagang kecil yang kedapatan melanggar aturan PPKM Darurat dan harus membayar denda.

"Peristiwa ini banyak yang mengalaminya, bukan hanya satu. Pasti banyak pedagang yang mengalami hal sama," ungkapnya.

Dedi mengatakan, pedagang kecil yang terkena denda pelanggaran PPKM darurat bakal menghadapi masalah sosial. Pasalnya, mereka akan kebingungan membayar denda, apalagi jika ditambah dengan ongkos perjalanan ke Kejaksaan atau Pengadilan.

"Selain itu, karena harus bayar denda, mereka juga akan bingung melanjutkan usahanya karena modalnya sebagian dipakai membayar denda. Oleh karena itu daya datangi PN Purwakarta, menitipkan uang jaminan bagi para pelanggar, terutama masyarakat dan pedagang kecil," tuturnya.

Dedi menyebutkan, para pedagang kecil yang kedapatan melanggar aturan PPKM darurat dan terjaring operasi petugas lapangan biasanya dikenai denda antara Rp150.000 hingga Rp250.000.

"Saya titipkan uang jaminan. Kalau ada pelanggar, bisa dilihat, kalau masyarakat kecil dan lemah, uang dendanya dibayarkan dari uang yang saya titipkan. Saya titip Rp15 juta. Nanti kalau kurang, bisa ditambah," tandasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved