Soal Pendamping Gubernur Lukas Enembe, Golkar Papua Masih Bungkam

Kamis, 15 Juli 2021 - 13:32 WIB
loading...
Soal Pendamping Gubernur...
Wakil Ketua Golkar Papua, Max Richard Krey menyatakan pihaknya belum secara resmi menentukan nama Cawagub Papua mendampingi Gubernur Lukas Enembe. Foto/iNews TV/Omega Batkorumbawa
A A A
JAYAPURA - Golkar Papua masih menunggu keputusan keputusan DPP sehingga hingga saat ini belum menentukan nama Cawagub yang mendampingi Gubernur Lukas Enembe . Calon yang digadang-gadang belum secara resmi diusulkan kepada Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II.

Baca juga: Papua Memanas, Gubernur Lukas Enembe Copot Sekda Dance Flassy

Wakil Ketua Golkar Papua, Max Richard Krey menjelaskan, dengan melihat kembali kursi Wagub Papua yang sebelumnya diduduki oleh Ketua DPD Golkar, maka Gubernur Lukas Enembe dan koalisi diharapkan lebih memprioritaskan 1 dari dua nama yang akan dihantarkan ke DPR Papua untuk dipilih sebagai Cawagub.

Baca juga: Terpapar COVID-19, Sebut Sejumlah Pekerja asal Jepang Meninggal di Karawang

Cawagub tersebut akan menggantikan posisi almarhum Klemej Tinal. "Harapan kami hanya minta ke Gubernur dan teman-teman koalisi mau menerima Partai Golkar kembali artinya nama yang nanti di usulkan Golkar menjadi salah satu calon yang akan dibawa ke DPR Papua," kata Max di Jayapura, Kamis (15/7/2021).

Sejauh ini, lanjut Max, Golkar Papua masih menunggu keputusan DPP soal nama yang akan diusulkan dalam koalisi.

"Kita belum lakukan rapat pleno internal dalam menentukan nama yang akan diusulkan, kami berharap dalam pekan ini kita sudah mendapatkan kandidat yang akan kita sampaikan kepada koalisi," ujarnya.

Menyangkut keinginan Golkar sebagaimana yang dimaksudkan tersebut, lanjut Max, memang belum secara langsung disampaikan kepada Gubernur maupun koalisi.

Dalam setiap rapat yang dibahas dalam koalisi masih terbatas pada usulan nama-nama dari masing-masing partai pendukung koalisi Papua Bangkit Jilid II.

"Jadi memang sampai saat belum ada penentuan siapa dua calon ini, dan ini yang masih digodok. Namun kami tetap berharap jatah satu nama itu diberikan kepada Golkar," katanya.

Saat ini Koalisi tengah melakukan koordinasi dengan biro hukum Pemprov Papua, Universitas Cenderawasih termasuk pakar-pakar hukum agar mendapatkan bobot yang pas, dalam hal penentuan dua nama tersebut.

"Tujuannya juga agar kedepannya hasil keputusan koalisi ini tidak berbenturan dengan hukum," jelasnya.

Max juga meluruskan kembali bahwa hingga saat ini DPD Golkar belum menggelar pleno internal untuk penentuan nama yang akan di usulkan, termasuk rekomendasi DPP soal nama yang akan diusulkan.

Sehingga jika ada kader ataupun pengurus Golkar yang menyebutkan nama kandidat, menurut Max itu merupakan tanggapan secara pribadi, sebab masih menunggu DPP secara resmi mengeluarkan nama untuk di rekomendasikan.

"Jadi itu hanya pernyatan pribadi saja, walaupun yang menyampaikan itu memiliki jabatan dalam struktur Golkar tapi rekomendasi Partai yang menjadi kuncinya," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved