Hadapi Covid-19, Mentan Imbau Masyarakat Siapkan Seragam Perang
Rabu, 14 Juli 2021 - 22:28 WIB
loading...
Masyarakat diminta siapkan mental dan seragam perang dalam menghadapi serangan virus corona atau Covid-19. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat diminta siapkan mental dan “seragam perang” dalam menghadapi serangan virus corona atau Covid-19 . Demikian disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo .
Adapun "seragam perang" yang dimaksud yakni dengan melakukan vaksinasi dan menjalankan protokol kesehatan anti Covid-19. Baca juga: Menaker Ida Apresiasi Kontribusi Bio Farma Jaga Ketersediaan Vaksin Covid-19
"Ini kan sama dengan perang. Ada serangan dari tentara yang nggak kelihatan. Dan dia sudah membunuh kita setiap saat. Setiap kita keluar rumah, jika tidak siap, maka tunggu saja kematian. Kira-kira begitu," kata Syahrul saat mengunjungi Posko Satgas Covid-19: Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di Pulo Gadung Trade Center, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengatakan, ancaman mematikan dari Covid-19 tidak pandang bulu. Siapapun yang lengah, abai akan protokol kesehatan, maka sangat berbahaya.
"Serangan ini (pandemi Covid-19) tidak melihat apa agamamu, kau orang apa, pejabat atau tidak, semua disikat. Untuk itu, kita semua harus sabar, divaksin dan menjalankan protokol kesehatan anti-Covid-19," kata pria kelahiran Makassar, 16 Maret 1955 ini.
Adapun "seragam perang" yang dimaksud yakni dengan melakukan vaksinasi dan menjalankan protokol kesehatan anti Covid-19. Baca juga: Menaker Ida Apresiasi Kontribusi Bio Farma Jaga Ketersediaan Vaksin Covid-19
"Ini kan sama dengan perang. Ada serangan dari tentara yang nggak kelihatan. Dan dia sudah membunuh kita setiap saat. Setiap kita keluar rumah, jika tidak siap, maka tunggu saja kematian. Kira-kira begitu," kata Syahrul saat mengunjungi Posko Satgas Covid-19: Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di Pulo Gadung Trade Center, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengatakan, ancaman mematikan dari Covid-19 tidak pandang bulu. Siapapun yang lengah, abai akan protokol kesehatan, maka sangat berbahaya.
"Serangan ini (pandemi Covid-19) tidak melihat apa agamamu, kau orang apa, pejabat atau tidak, semua disikat. Untuk itu, kita semua harus sabar, divaksin dan menjalankan protokol kesehatan anti-Covid-19," kata pria kelahiran Makassar, 16 Maret 1955 ini.
Lihat Juga :