Selundupkan Ponsel ke Lapas Mojokerto, Ibu Muda Ditangkap

Rabu, 14 Juli 2021 - 18:03 WIB
loading...
Selundupkan Ponsel ke...
Ibu muda di Mojokerto ditangkap polisi kerena menyelundupkan ponsel ke Lapas Mojokerto.
A A A
MOJOKERTO - DRJ, seorang ibu muda diamankan petugas Lapas Klas IIB Mojokerto karena kepergok menyelundupkan ponsel ke dalam Lapas.

Aksi wanita asal jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto terkuak sekira pukul 10.42 WIB. Ketika itu DRJ tengah membesuk sang suami berisial SY, yang mendekam di dalam hotel prodeo.

Saat melewati pos penggeledahan, petugas memberhentikan DRJ. Lantaran petugas Lapas Klas IIB Mojokerto curiga dengan bukusan yang dibawanya. Awalnya DRJ berdalih, bungkusan itu berisi roti serta nasi bungkus yang akan diberikan ke sang suami.

baca juga: Bocah Diduga Dicabuli Sepulang dari Ngaji, Polres Blitar Lakukan Penyelidikan

"Saat melakukan pengecekkan paket kiriman, petugas di bagian Kamtib (Keamanan dan Ketertiban) mencurigai paket yang dibawa. Lalu setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti itu," kata Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi, Rabu (14/7/2021).

Ternyata dalam makanan roti serta nasi bungkus, petugas mememukan dua unit gawai, satu charger, satu headshet, dan tiga kartu perdana. Petugas pun langsung mengamankan DRJ. Ia kemudian dibawa petugas ke ruang pemeriksaan guna dipenyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan pengakuan DRJ, ia nekat menyelundupkan ponsel itu atas perintah sang suami. SY yang sudah mendekam di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto lantaran kasus penggelapan, memaksa DRJ untuk menyelundupkan gawai ke dalam Lapas. Caranya dengan memasukan ke dalam makanan.

"Sanksinya pengunjung tidak boleh berkunjung selama tiga bulan. Untuk WBP yang dikunjungi (SY) akan dimasukan ke sel isolasi selama enam hari. Tapi bisa juga diperpanjang enam hari lagi. Sementara barang buktinya kita sita untuk nantinya dimusnahkan," imbuhnya.

Baca juga: Ringankan Beban Hidup saat PPKM Darurat, Gubernur Khofifah Gratiskan Biaya Sewa 4 Rusunawa

Dedy sendiri menyatakan, pihaknya akan menindak tegas semua cara atau perbuatan dari pihak manapun yang berupaya memasukan barang- barang terlarang ke dalam Lapas. Seperti ponsel, senjata tajam bahkan narkoba. Sebab bukan tidak mungkin upaya serupa akan terus terjadi.

"Kami ingin menjadi Lapas yang bebas dari Halinar. Kami akan berupaya untuk menciptakan sistem pembinaan yang baik dan kondusif di Lapas Klas IIB Mojokerto," jelas Dedy.

Meski kedapatan berusaha menyelundupkan ponsel ke dalam Lapas, namun DRJ tidak diproses hukum. Ia akhirnya diperbolehkan pulang setelah meneken surat keterangan yang disodorkan pihak Lapas. Sementara SY sendiri mengakui jika dirinya telah memaksa istrinya memasukan dua buah gawai lengkap dengan perangkat pendukung ke dalam Lapas

"Saya yang sengaja menyuruhnya (sang istri), soalnya mau saya jual di dalam ke warga binaan lain," kata SY saat diinterogasi petugas Lapas
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman...
Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Bareskrim Bongkar Jaringan...
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan Ponsel Impor Ilegal Rp235 Miliar
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 200.000 Benih Lobster
Gagalkan Penyelundupan...
Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, Lemkapi Apresiasi Kinerja Bareskrim dan Polda Babel
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved