Pelajar Ikut Vaksinasi, Kebutuhan Dosis Vaksin di Jawa Timur Membengkak
Rabu, 14 Juli 2021 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Umum PP Muslimat NU itu menyampaikan bahwa, ada yang masih punya vaksin sekitar 20.000 hingga 30.000 dosis tidak dipakai untuk percepatan. Hal itu dilakukan karena tidak mau jatuh tempo vaksin kedua. “Jadi ada hal-hal seperti itu untuk memberikan kepastian vaksinasi pada dosis kedua memang beberapa kabupaten kota masih menyisihkan. Terutama yang jangka waktunya besar dan itu biasanya sinovac,” pungkas Khofifah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan bahwa di Kota Surabaya menjadi prioritas pelaksanaan vaksin untuk pelajar berusia 12 hingga 17 tahun. Pada hari Rabu (14/7/2021) kebetulan bertempat di SMAN 5 Surabaya dilakukan vaksinasi yang pertama untuk pelajar se-Jatim. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas 1 hingga 3 yang berjumlah 996 siswa.
Baca juga: Masyarakat Sedang Susah, Menko PMK Muhadjir Minta Tak Ada Penimbunan Tabung Oksigen
“Untuk tahap awal vaksin untuk siswa sekolah di Jatim akan dilaksanakan di Surabaya, Jombang dan Tuban. Alhamdulillah sudah diatur jadwalnya sesuai dengan prokes agar tidak terjadi kerumunan siswa,” tutup Wahid.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan bahwa di Kota Surabaya menjadi prioritas pelaksanaan vaksin untuk pelajar berusia 12 hingga 17 tahun. Pada hari Rabu (14/7/2021) kebetulan bertempat di SMAN 5 Surabaya dilakukan vaksinasi yang pertama untuk pelajar se-Jatim. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas 1 hingga 3 yang berjumlah 996 siswa.
Baca juga: Masyarakat Sedang Susah, Menko PMK Muhadjir Minta Tak Ada Penimbunan Tabung Oksigen
“Untuk tahap awal vaksin untuk siswa sekolah di Jatim akan dilaksanakan di Surabaya, Jombang dan Tuban. Alhamdulillah sudah diatur jadwalnya sesuai dengan prokes agar tidak terjadi kerumunan siswa,” tutup Wahid.
(msd)
Lihat Juga :