Gadis Cantik Jadi Korban Pemerkosaan 8 Pemuda di Ciputat, Begini Penuturan Kejadiannya
Selasa, 13 Juli 2021 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Di sana, M mengaku bertemu seorang tukang sapu yang lalu memberinya obat-obatan dan air hangat. Tidak hanya itu, dia juga dibawa ke gubuk dekat situ dan jatuh tertidur di situ seharian.
"Malamnya, jam 8 malam, aku mau pergi ke rumah tante di Pamulang. Lalu ketemu cowok dua orang. Dia ngikutin dari belakang. Gak tahu, dia tanya, neng mau kemana? Aku gak jawab," jelasnya.
Merasa dicuekin, kedua orang pria tidak dikenal itu langsung mencegat M dan memaksanya ikut bersama mereka dibonceng tiga, sambil mengancamnya.
M mengaku diancam akan dibunuh jika menolak dan mulutnya dibekap oleh pelaku. Peristiwa ini terjadi di Situ Gintung, Ciputat. Dari sana, dia diajak ke salah satu kontrakan, di Pondok Ranji.
Tidak lama di sana, mereka berbonceng tiga langsung ke sebuah tempat di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di tempat itu, sudah banyak pria sedang mabuk-mabukkan berjumlah 7-10 orang.
"Aku takut. Satu namanya Alwi, dan Rian. Di dalam kontrakan itu ada sekira 10 orang. Mabuk semua. Saya dikasih minum ciu, dipaksa minum. Tangan saya dipegangin dari belakang," ungkapnya.
M pun mengaku tidak kuat dan hendak kabur dari tempat itu. Tidak hanya dicekoki miras jenis ciu, M juga dipaksa mengisap tembakau sintetis. Setelah mabuk, dia diperkotaan bergiliran.
"Malamnya, jam 8 malam, aku mau pergi ke rumah tante di Pamulang. Lalu ketemu cowok dua orang. Dia ngikutin dari belakang. Gak tahu, dia tanya, neng mau kemana? Aku gak jawab," jelasnya.
Merasa dicuekin, kedua orang pria tidak dikenal itu langsung mencegat M dan memaksanya ikut bersama mereka dibonceng tiga, sambil mengancamnya.
M mengaku diancam akan dibunuh jika menolak dan mulutnya dibekap oleh pelaku. Peristiwa ini terjadi di Situ Gintung, Ciputat. Dari sana, dia diajak ke salah satu kontrakan, di Pondok Ranji.
Tidak lama di sana, mereka berbonceng tiga langsung ke sebuah tempat di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di tempat itu, sudah banyak pria sedang mabuk-mabukkan berjumlah 7-10 orang.
"Aku takut. Satu namanya Alwi, dan Rian. Di dalam kontrakan itu ada sekira 10 orang. Mabuk semua. Saya dikasih minum ciu, dipaksa minum. Tangan saya dipegangin dari belakang," ungkapnya.
M pun mengaku tidak kuat dan hendak kabur dari tempat itu. Tidak hanya dicekoki miras jenis ciu, M juga dipaksa mengisap tembakau sintetis. Setelah mabuk, dia diperkotaan bergiliran.
Lihat Juga :