Surabaya Gempar Patroli PPKM Darurat Diserang, Pemilik Warung Kopi Jadi Tersangka
Senin, 12 Juli 2021 - 02:07 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, petugas mendapati warung kopi (warkop) yang belum tutup. Sehingga meminta KTP pemilik warung untuk didata. "Saat didata, E yang mengaku sebagai pemilik warkop tidak terima dengan penindakan oleh petugas," katanya, Minggu (11/7/2021).
Sehingga, lanjut dia, terjadi perdebatan dan mengundang massa (warga) banyak. Kemudian terjadilah pengrusakan mobil patroli 202 milik Polsek Kenjeran. "Pemilik warung berinisial E ini melakukan provokasi. Sehingga mengundang banyak massa, dan terjadilah pengrusakan mobil patroli," jelasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Pangandaran, Gadis Cantik Dibegal di Kegelapan Oleh Pria Berbadan Tegap
Gatot menyatakan, tidak ada korban jiwa dari petugas. Melainkan kerusakan pecah kaca pintu belakang kendaraan patroli lantas 202 Polsek Kenjeran. Pihaknya menyesalkan masih ada masyarakat yang belum paham tugas Satgas dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 .
"Tim gabungan dari Jatanras Polda Jatim, dan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pendalaman kasus ini. Dan segera menangkap tersangka lainnya," tegasnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial perlawanan warga di kawasan Bulak Banteng, Surabaya, ketika operasi PPKM Darurat dilakukan. Dalam video berdurasi satu menit itu, mobil satgas gabungan dari kepolisian dikejar warga dan disuruh untuk meninggalkan Bulak Banteng.
Sehingga, lanjut dia, terjadi perdebatan dan mengundang massa (warga) banyak. Kemudian terjadilah pengrusakan mobil patroli 202 milik Polsek Kenjeran. "Pemilik warung berinisial E ini melakukan provokasi. Sehingga mengundang banyak massa, dan terjadilah pengrusakan mobil patroli," jelasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Pangandaran, Gadis Cantik Dibegal di Kegelapan Oleh Pria Berbadan Tegap
Gatot menyatakan, tidak ada korban jiwa dari petugas. Melainkan kerusakan pecah kaca pintu belakang kendaraan patroli lantas 202 Polsek Kenjeran. Pihaknya menyesalkan masih ada masyarakat yang belum paham tugas Satgas dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 .
"Tim gabungan dari Jatanras Polda Jatim, dan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pendalaman kasus ini. Dan segera menangkap tersangka lainnya," tegasnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial perlawanan warga di kawasan Bulak Banteng, Surabaya, ketika operasi PPKM Darurat dilakukan. Dalam video berdurasi satu menit itu, mobil satgas gabungan dari kepolisian dikejar warga dan disuruh untuk meninggalkan Bulak Banteng.
Lihat Juga :