Tinjau Kinerja Relawan, Bima Arya: Warga Tak Mampu Langsung Berikan Bantuan
Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:44 WIB
loading...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau kinerja relawan dan warga yang isoman. Foto: Pemkot Bogor
A
A
A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau aktivitas relawan di 6 kecamatan wilayahnya. Para relawan ini belum lama direkrutdan diberikan tugas memantau warga isolasi mandiri (isoman) serta membantu penyaluran logistik bagi yang terdampak PPKM Darurat .
DidampingiKetua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD Kota Bogor Sapta Bela Alfaraby,titik pertama yang ditinjau adalah di Kelurahan Tanah Sareal. Di lokasi ini Bima dan Sapta melihat sistem yang diterapkan mulai dari membantu memonitor perkembangan kesehatan warga yang sedang isoman dan menyiapkan kebutuhannya
"Saya bersama Ketua KNPI berkeliling di 6 kecamatan memastikan bahwa sistem di bawah itu berjalan. Jadi, Camat, Lurah, RW, Puskesmas dan Relawan ini betul-betul memperhatikan warga yang isolasi mandiri," kata Bima dalam keterangannya, Sabtu (10/7/2021). Baca juga: Warga Bekasi yang Isolasi Mandiri di Rumah Dapat Bantuan Sembako dari Pemkot
Dalam kesempatan itu, Bima juga sempat menanyakan kepada warga isolasi mandiri mengenai treatment yang diberikan relawan dan Puskesmas. Bahkan, meminta warga tersebut membacakan percakapan via WhatsApp (WA) dengan petugas yang sedang memantau perkembangan kesehatan.
"Saya cek WA warga yang Isoman. Pertanyaan apa saja. Jangan sekedar nanya ‘bapak sehat?’. Jangan gitu. Tanyakan suhu tubuh, cek saturasi oksigen dalam darah apabila memungkinkan, gejala apa yang dirasa, cek kondisi-kondisi lain. Jangan sampai luput. Warga yang isoman dan tidak mampu langsung berikan bantuan logistik," ungkapnya.
Bima menambahkan, relawan harus punya militansi dan pemahaman yang sama mengenai persoalan di lapangan. "Relawan secara periodik akan dievaluasi terus, kendalanya apa dan apa yang harus ditingkatkan. Sejauh ini berjalan cukup baik di sejumlah wilayah. Sekarang fokus kita adalah memastikan Isoman ini diperhatikan secara maksimal," terang Bima.
DidampingiKetua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD Kota Bogor Sapta Bela Alfaraby,titik pertama yang ditinjau adalah di Kelurahan Tanah Sareal. Di lokasi ini Bima dan Sapta melihat sistem yang diterapkan mulai dari membantu memonitor perkembangan kesehatan warga yang sedang isoman dan menyiapkan kebutuhannya
"Saya bersama Ketua KNPI berkeliling di 6 kecamatan memastikan bahwa sistem di bawah itu berjalan. Jadi, Camat, Lurah, RW, Puskesmas dan Relawan ini betul-betul memperhatikan warga yang isolasi mandiri," kata Bima dalam keterangannya, Sabtu (10/7/2021). Baca juga: Warga Bekasi yang Isolasi Mandiri di Rumah Dapat Bantuan Sembako dari Pemkot
Dalam kesempatan itu, Bima juga sempat menanyakan kepada warga isolasi mandiri mengenai treatment yang diberikan relawan dan Puskesmas. Bahkan, meminta warga tersebut membacakan percakapan via WhatsApp (WA) dengan petugas yang sedang memantau perkembangan kesehatan.
"Saya cek WA warga yang Isoman. Pertanyaan apa saja. Jangan sekedar nanya ‘bapak sehat?’. Jangan gitu. Tanyakan suhu tubuh, cek saturasi oksigen dalam darah apabila memungkinkan, gejala apa yang dirasa, cek kondisi-kondisi lain. Jangan sampai luput. Warga yang isoman dan tidak mampu langsung berikan bantuan logistik," ungkapnya.
Bima menambahkan, relawan harus punya militansi dan pemahaman yang sama mengenai persoalan di lapangan. "Relawan secara periodik akan dievaluasi terus, kendalanya apa dan apa yang harus ditingkatkan. Sejauh ini berjalan cukup baik di sejumlah wilayah. Sekarang fokus kita adalah memastikan Isoman ini diperhatikan secara maksimal," terang Bima.
Lihat Juga :