Sangihe Akhirnya Tunda Sekolah Tatap Muka di Zona Merah dan Oranye
Jum'at, 09 Juli 2021 - 23:21 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara akhirnya menunda rencana kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah di Zona Merah dan Oranye. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
SANGIHE - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe , Sulawesi Utara akhirnya menunda rencana kegiatan pembelajaran sekolah tatap muka di Zona Merah dan Oranye.
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
"Kami menunda kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah yang berada di zona merah dan oranye," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Djoli Mandak, Jumat (9/7/2021).
Baca juga: Batam Zona Merah, PPKM Darurat Diterapkan Mulai Senin
Berdasarkan kalender pendidikan, pada Senin 12 Juli 2021 kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah harus dimulai. Namun ada beberapa sekolah yang akhirnya harus ditunda kegiatannya.
Berdasarkan penetapan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sangihe tanggal 5 Juli 2021, yang masuk zona merah atau risiko tinggi ialah kampung Kendahe 1, Kendahe 2, Naha, Kelurahan Mahena, Apengsembeka dan Santiago.
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
"Kami menunda kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah yang berada di zona merah dan oranye," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Djoli Mandak, Jumat (9/7/2021).
Baca juga: Batam Zona Merah, PPKM Darurat Diterapkan Mulai Senin
Berdasarkan kalender pendidikan, pada Senin 12 Juli 2021 kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah harus dimulai. Namun ada beberapa sekolah yang akhirnya harus ditunda kegiatannya.
Berdasarkan penetapan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sangihe tanggal 5 Juli 2021, yang masuk zona merah atau risiko tinggi ialah kampung Kendahe 1, Kendahe 2, Naha, Kelurahan Mahena, Apengsembeka dan Santiago.
Lihat Juga :