PPKM Darurat, Penerima Bansos Kemensos di Jabar Capai 7 Juta KK
Jum'at, 09 Juli 2021 - 11:59 WIB
loading...
Jumlah penerima bansos Kemensos di Jabar mencapai 7 kepala keluarga. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Jumlah penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Provinsi Jawa Barat mencapai 7 juta kepala keluarga (KK).
Diketahui, pemerintah melalui Kemensos memperpanjang program bansos kepada warga terdampak pandemi COVID-19 seiring pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Baca juga: Bansos Tunai Covid-19 Kembali Digelontorkan, KPK: Kedepankan Transparansi
Warga penerima bansos Kemensos tersebut merupakan peserta program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar, Dodo Suhendar menjelaskan, penerima bansos Kemensos berbeda dengan Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) bansos Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.
Perbedaan itu, kata Dodo, karena penerima bansos Kemensos berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sedangkan penerima bansos Provinsi Jabar merupakan masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang belum masuk dalam DTKS atau Non-DTKS.
Dodo menuturkan, pihaknya sudah mengajukan 1.903.583 KRTS penerima bansos Provinsi Jabar untuk menjadi penerima BST ke Pusdatin Kemensos.
Namun, sampai saat ini, belum ada penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tambahan penerima BST Kemensos dari KRTS penerima bansos Provinsi Jabar. Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Warga Terdampak PPKM Darurat Terima Bansos Kemensos
Diketahui, pemerintah melalui Kemensos memperpanjang program bansos kepada warga terdampak pandemi COVID-19 seiring pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Baca juga: Bansos Tunai Covid-19 Kembali Digelontorkan, KPK: Kedepankan Transparansi
Warga penerima bansos Kemensos tersebut merupakan peserta program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar, Dodo Suhendar menjelaskan, penerima bansos Kemensos berbeda dengan Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) bansos Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.
Perbedaan itu, kata Dodo, karena penerima bansos Kemensos berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sedangkan penerima bansos Provinsi Jabar merupakan masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang belum masuk dalam DTKS atau Non-DTKS.
Dodo menuturkan, pihaknya sudah mengajukan 1.903.583 KRTS penerima bansos Provinsi Jabar untuk menjadi penerima BST ke Pusdatin Kemensos.
Namun, sampai saat ini, belum ada penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tambahan penerima BST Kemensos dari KRTS penerima bansos Provinsi Jabar. Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Warga Terdampak PPKM Darurat Terima Bansos Kemensos
Lihat Juga :