COVID-19 Menggila, UGM Ubah Wisma Mardliyyah Islamic Center Jadi Shelter Pasien
Jum'at, 09 Juli 2021 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Selain MIC, maka untuk mempermudah layanan perawatan COVID-19 UGM juga menyiapkan asrama mahasiswa, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM Wanagama, Gunungkidul dan asrama Laboratorium Geologi di Bayat, Klaten untuk shelter.
Sehingga cakupan layanan tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga di daerah lain seperti Gunungkidul dan Klaten. Sebelumnya, UGM Residence yang mengelola 8 asrama dengan kapasitas 2.617 bed dan 1.399 kamar juga telah dipergunakan sebagai shelter penderita COVID-19.
Direktur Kemitraan, Alumni dan Urusan Internasional, Dr Danang Sri Hadmoko menambahkan, selain shelter, UGM juga akan membatu menyiapkan pasokan oksigen di rumah sakit, khususnya RSUP Dr Sardjito dan RSA UGM. Diharapkan minggu depan akan ada pasokan oksigen rutin yang dilakukan untuk membantu pasokan regular di rumah sakit tersebut.
"Berkat dukungan para donatur, mitra dan sahabat UGM, saat ini juga sudah tersedia 200 bed, 136 set meja lipat dan kursi, 136 buah smart TV 32 inci dan 136 kulkas. Semoga segera bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Sehingga cakupan layanan tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga di daerah lain seperti Gunungkidul dan Klaten. Sebelumnya, UGM Residence yang mengelola 8 asrama dengan kapasitas 2.617 bed dan 1.399 kamar juga telah dipergunakan sebagai shelter penderita COVID-19.
Direktur Kemitraan, Alumni dan Urusan Internasional, Dr Danang Sri Hadmoko menambahkan, selain shelter, UGM juga akan membatu menyiapkan pasokan oksigen di rumah sakit, khususnya RSUP Dr Sardjito dan RSA UGM. Diharapkan minggu depan akan ada pasokan oksigen rutin yang dilakukan untuk membantu pasokan regular di rumah sakit tersebut.
"Berkat dukungan para donatur, mitra dan sahabat UGM, saat ini juga sudah tersedia 200 bed, 136 set meja lipat dan kursi, 136 buah smart TV 32 inci dan 136 kulkas. Semoga segera bisa dimanfaatkan," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :