Angka Kejahatan di Sulsel Meningkat Selama 2021
Kamis, 08 Juli 2021 - 20:48 WIB
loading...
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam dalam laporan kinerja operasional triwulan ke-2 tahun 2021 jajaran Polda Sulsel, Kamis (8/7). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Laporan kinerja operasional triwulan ke 2 tahun 2021 jajaran Polda Sulawesi Selatan menemukan angka kejahatan meningkat. Umumnya peningkatan terjadi di sektor tindak pidana umum.
Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol, Adeni Muhan Daeng Pabali memaparkan peningkatan angka kejahatan dari tahun sebelumnya sebanyak 2,74 persen. Kasusnya didominasi kejahatan konvensional.
Baca juga:Aksi Freestyle Motor Marak di Makassar, Polisi Buru Pelaku
"Antara lain kasus penganiayaan, pencurian, penipuan dan penggelapan serta kekerasan dalam rumah tangga," ujar Adeni dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Kamis (8/7).
Selain angka tindak pidana, kata Adeni, pelanggaran lalu lintas juga terjadi kenaikan yang signifikan. Namun angka pastinya belum disebutkan. "Kemudian untuk kecelakaan lalu lintas juga meningkat 33 persen," jelasnya.
Adeni mengklaim, meski meningkat situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulsel masih terkendali, tertib dan lancar. "Sampai sekarang kita masih memelihara situasi Kamtibmas dengan baik," tuturnya.
Rapat evaluasi triwulan ke 2 ini dipimpin langsung Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra, para PJU Polda Sulsel di Mapolda Sulsel, Kamis (8/7).
Baca juga:Terdesak Uang Kos, Mahasiswa Nekat Curi Laptop dan Ponsel
Merdisyam mengatakan, angka kejahatan serta situasi lalu lintas yang meningkat jadi bahan evaluasi untuk pemeliharaan kamtibmas dalam menghadapi masa pandemi tahun 2021/2022.
Merdisyam meminta agar jajaran tetap terlibat aktif dalam pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro , melaksanakan operasi yustisi dan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.
“Saya juga atensi kepada Kapolres Jajaran untuk berkoordinasi dengan pemda untuk percepatan Vaksinasi agar terbangun herd immunity," tegas Jenderal bintang dua ini.
Baca juga:Puluhan Warga Pulau Lae-lae Terima Vaksin Covid-19
Di akhir arahannya, Merdisyam berharap kepada seluruh pejabat utama dan kapolres jajaran agar memfokuskan pekerjaan pada penanggulangan Covid-19. Termasuk pengoptimalan peran Bhabinkamtibmas sebagai tracer,
“Ada buku saku pedoman tracer bagi anggota Bhabinkamtibmas, mudah-mudahan hal tersebut membantu peran Bhabinkamtibmas dalam penanganan pengendalian Covid-19 di wilayahnya," jelasnya.
Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol, Adeni Muhan Daeng Pabali memaparkan peningkatan angka kejahatan dari tahun sebelumnya sebanyak 2,74 persen. Kasusnya didominasi kejahatan konvensional.
Baca juga:Aksi Freestyle Motor Marak di Makassar, Polisi Buru Pelaku
"Antara lain kasus penganiayaan, pencurian, penipuan dan penggelapan serta kekerasan dalam rumah tangga," ujar Adeni dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Kamis (8/7).
Selain angka tindak pidana, kata Adeni, pelanggaran lalu lintas juga terjadi kenaikan yang signifikan. Namun angka pastinya belum disebutkan. "Kemudian untuk kecelakaan lalu lintas juga meningkat 33 persen," jelasnya.
Adeni mengklaim, meski meningkat situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulsel masih terkendali, tertib dan lancar. "Sampai sekarang kita masih memelihara situasi Kamtibmas dengan baik," tuturnya.
Rapat evaluasi triwulan ke 2 ini dipimpin langsung Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra, para PJU Polda Sulsel di Mapolda Sulsel, Kamis (8/7).
Baca juga:Terdesak Uang Kos, Mahasiswa Nekat Curi Laptop dan Ponsel
Merdisyam mengatakan, angka kejahatan serta situasi lalu lintas yang meningkat jadi bahan evaluasi untuk pemeliharaan kamtibmas dalam menghadapi masa pandemi tahun 2021/2022.
Merdisyam meminta agar jajaran tetap terlibat aktif dalam pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro , melaksanakan operasi yustisi dan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.
“Saya juga atensi kepada Kapolres Jajaran untuk berkoordinasi dengan pemda untuk percepatan Vaksinasi agar terbangun herd immunity," tegas Jenderal bintang dua ini.
Baca juga:Puluhan Warga Pulau Lae-lae Terima Vaksin Covid-19
Di akhir arahannya, Merdisyam berharap kepada seluruh pejabat utama dan kapolres jajaran agar memfokuskan pekerjaan pada penanggulangan Covid-19. Termasuk pengoptimalan peran Bhabinkamtibmas sebagai tracer,
“Ada buku saku pedoman tracer bagi anggota Bhabinkamtibmas, mudah-mudahan hal tersebut membantu peran Bhabinkamtibmas dalam penanganan pengendalian Covid-19 di wilayahnya," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :