Usai Gelar Hajatan 88 Orang Positif COVID-18, 1 Desa di Wonosobo Lockdown
Kamis, 08 Juli 2021 - 16:25 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menengok Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Kamis (8/7/2021). Foto/Ist.
A
A
A
WONOSOBO - Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jateng, terpaksa di lockdown usai 88 warganya terpapar COVID-19 . Penularan COVID-19 ini muncul, setelah salah satu warga menggelar hajatan.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, POBSI Jawa Tengah Tunda Turnamen Biliar
Tingginya angka penularan COVID-19 di Desa Kecis, mendapatkan perhatian serius dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Di desa ini, ada sebanyak 88 orang warga Desa Kecis, terpapar COVID-19 usai menggelar hajatan beberapa waktu lalu. Saat ini, 47 di antaranya sudah negatif dan tersisa 41 orang yang menjalani isolasi mandiri di 35 rumah.
"Lha yo nek hajatan kan mesti do ora nganggo masker to? Nganggo masker? Lha nek pas mangan? terus lungguhe cedak-cedakan," ujar Ganjar saat mendengar kronologi terpaparnya warga Desa Kecis dari Sekdes, Eko Purwanto.
Ganjar dalam kesempatan itu menyampaikan, agar warga berhati-hati dalam beraktivitas di tengah pandemi. Kegiatan seperti hajatan dan sebagainya, Ganjar meminta agar ditunda dulu.
Baca juga: Palembang Geger, Wanita Cantik Nekat Jalan Kaki Sambil Tanggalkan Pakaian
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, POBSI Jawa Tengah Tunda Turnamen Biliar
Tingginya angka penularan COVID-19 di Desa Kecis, mendapatkan perhatian serius dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Di desa ini, ada sebanyak 88 orang warga Desa Kecis, terpapar COVID-19 usai menggelar hajatan beberapa waktu lalu. Saat ini, 47 di antaranya sudah negatif dan tersisa 41 orang yang menjalani isolasi mandiri di 35 rumah.
"Lha yo nek hajatan kan mesti do ora nganggo masker to? Nganggo masker? Lha nek pas mangan? terus lungguhe cedak-cedakan," ujar Ganjar saat mendengar kronologi terpaparnya warga Desa Kecis dari Sekdes, Eko Purwanto.
Ganjar dalam kesempatan itu menyampaikan, agar warga berhati-hati dalam beraktivitas di tengah pandemi. Kegiatan seperti hajatan dan sebagainya, Ganjar meminta agar ditunda dulu.
Baca juga: Palembang Geger, Wanita Cantik Nekat Jalan Kaki Sambil Tanggalkan Pakaian
Lihat Juga :