Pembatasan Gagal Terjadi, Penumpang Merangsek Masuk Stasiun Bojonggede

Senin, 05 Juli 2021 - 12:54 WIB
loading...
Pembatasan Gagal Terjadi,...
Penumpang KRL Commuter Line. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pembatasan penumpang yang dilakukan Commuter Line di sejumlah stasiun pada masa PPKM Darurat belum terlihat efektif. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan kerumunan di stasiun kereta.

Hal itu terjadi di Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, usai akun instagram @net2netnews mempostinganya, Senin (5/7/2021) siang. Sejumlah orang terlihat berdesakan merangsek masuk stasiun yang dijaga aparat keamanan.

"???? Kondisi pagi ini, senin 5/7/2021 atau tepat hari ke 3 pemberlakuan PPKM Darurat di Stasiun Bojonggede, Bogor terpantau padat, para penumpang terlihat berebut memasuki area Stasiun hingga membuat petugas kewalahan," katanya dalam caption.

Dalam postingan itu memperlihat sejumlah petugas yang kewalahan menghadapi serbuan masyarakat yang mencoba masuk ke dalam area stasiun. Baca juga: PPKM Darurat, KAI Daop 1 Jakarta Batalkan Sejumlah Perjalanan Kereta Api

Pagar yang ditutup membuat masyarakat mengantre untuk masuk ke dalam stasiun, kerumunan pun terjadi di depan stasiun tepatnya depan pagar masuk.

Kian buruk, setelah petugas mencoba membuka pagar masuk barulah terlihat dorong-dorongan antara calon penumpang. Petugas dari TNI, Polri, dan beberapa Keamanan Stasiun kewalahan mengatasi ini.

Mereka kemudian terlihatan kesulitan saat pagar stasiun hendak ditutup. Bahkan animo masyarakat yang hendak masuk sempat membuat pagar nyaris roboh, ini terlinat dalam video yang terlihat pagar telah miring dan keluar dari jalurnya.

Hingga berita ditulis, ribuan orang terlihat telah menyukai postingan video yang telah diposting dalam waktu satu jam itu. Beberapa di antaranya mengomentari kejadian itu. Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Calon Penumpang Kereta Dilakukan Tes Acak Antigen

Warganet melihat dibandingkan harus membatasi penumpang, ada baiknya aparat menyidak kawasan perkantoran yang memperbolehkan pegawainya masuk.

"kenapa bukan perkantoran saja yg di sidak. toh jumlh karywan wfo masih bisa di manipulasi . coba klo hitung luas ruangn dn jumlh pegawai yg boleh ada di ruangn tersebut . lebh efektif," kata @ferdys2019.

Terlebih pembatasan ini menyebabkan kerumunan baru di depan stasiun. Upaya mengurangi Covid-19 makin tipis karena pencegahan mobilitas tak efektif.

"Malah bikin kerumunan????," kata @aldjooy.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Rekomendasi
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved