Bekasi Izinkan Jenazah Pasien Covid-19 Dikebumikan di Makam Keluarga

Sabtu, 03 Juli 2021 - 10:26 WIB
loading...
Bekasi Izinkan Jenazah...
Pemkot Bekasi akhirnya memperbolehkan jasad pasien covid-19 dimakamkan di pemakaman keluarga.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi akhirnya memperbolehkan jasad pasien covid-19 dimakamkan di pemakaman keluarga. Hal itu menyusul peningkatan angka kematian kasus covid-19 sehingga sempat terjadi antrean jenazah yang hendak dimakamkan di RSUD Kota Bekasi beberapa waktu terakhir.

”Kami perbolehkan untuk dikebumikan di makam keluarga, asalkan sudah memenuhi syarat,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada Sabtu (3/7/2021). Menurut dia, jasad pasien covid-19 yang ingin dimakamkan di makam keluarga harus melalui proses pemulasaran sesuai dengan standar protokol kesehatan yang diterapkan oleh WHO.

”Bagi warga masyarakat, ada keluarganya yang meninggal, setelah melalui proses pemulasaraan tidak harus ke (TPU) Pedurenan, boleh di makam keluarga, boleh. Mau dibawa ke Jawa boleh, silakan, tapi melalui proses pemulasaraan,” ujarnya.

Hanya saja, masyarakat harus memenuhi syarat dan protokol pemulasaraan jenazah Covid-19. Baca: Kasus Melonjak, Kota Bekasi Telusuri Kemungkinan Covid-19 Varian Baru

Selain itu, Rahmat mengimbau agar masyarakat melapor kepada pihak Puskesmas di wilayah tempat tinggalnya jika terdapat pasien covid-19 yang meninggal dunia. Setelah melaporkan, kemudian petugas mengambil jenazah untuk dibawa ke rumah singgah dan ke pemulasaraan sesuai standar WHO.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, saat ini terdapat empat RSUD tipe D yang dapat melakukan pemulasaran jenazah pasien covid-19. ”Sekarang karena angka kematian tinggi, jadi empat RSUD lainya yang bisa menangani jenazah Covid-19, jadi enggak usah ke RSUD Kota Bekasi,” ucapnya.

Dia berharap agar dibukanya layanan pemulasaraan jenazah pasien covid-19 di empat rumah sakit itu dapat membuat tidak ada lagi antrean jenazah yang belum dimakamkan. Untuk itu, Tanti mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol Kesehatan secara ketat dan tidak keluar rumah jika ada keperluan mendadak.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved