Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Pekalongan Akan Gelar Rapid Test Massal
Selasa, 26 Mei 2020 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Bupati juga mengingatkan protokol kesehatan tetap dijalankan. Satgas, camat, kepala desa diminta tetap menjalankan tugas terkait kemungkinan adanya pemudik susulan pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek.
"14 hari ke depan merupakan titik krusial karena pemudik baru, kemudian kita akan melakukan rapid test massal, mudah-mudahanan bisa kita lalui sehingga Kabupaten Pekalongan betul-betul aman," katanya.
Mengenai perkembangan terakhir pasien COVID-19, bupati mengatakan, Rumah Sakit Kraton hanya merawat satu pasien positif, Rumah Sakit Kajen merawat dua PDP. Ketiganya dalam kondisi baik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer melaporkan bahwa di tengah situasi tanggap darurat pandemi COVID-19, seluruh fungsi pemerintahan di lingkungan Pemkab Pekalongan berjalan dengan baik dan tetap mengacu pada ketentuan yang ada.
"14 hari ke depan merupakan titik krusial karena pemudik baru, kemudian kita akan melakukan rapid test massal, mudah-mudahanan bisa kita lalui sehingga Kabupaten Pekalongan betul-betul aman," katanya.
Mengenai perkembangan terakhir pasien COVID-19, bupati mengatakan, Rumah Sakit Kraton hanya merawat satu pasien positif, Rumah Sakit Kajen merawat dua PDP. Ketiganya dalam kondisi baik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer melaporkan bahwa di tengah situasi tanggap darurat pandemi COVID-19, seluruh fungsi pemerintahan di lingkungan Pemkab Pekalongan berjalan dengan baik dan tetap mengacu pada ketentuan yang ada.
(abd)
Lihat Juga :