Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Pekalongan Akan Gelar Rapid Test Massal

Selasa, 26 Mei 2020 - 22:30 WIB
loading...
Cegah Penyebaran Corona,...
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam halal bihalal virtual di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Selasa (26/5/2020). Foto/IST
A A A
PEKALONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan melakukan rapid test massal di sejumlah pasar untuk memutus penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19.

"InsyaAllah dalam 2-3 hari ini kita akan melakukan rapid test massal di pasar-pasar. Mudah-mudahan dari situ bisa kita ambil hasilnya," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam halal bihalal virtual di lingkungan Pemkab, Selasa (26/5/2020).

Dalam sambutannya, bupati meminta masyarakat untuk tidak berkumpul dan tidak keluar rumah meski dalam suasana perayaan Idul Fitri. Bupati juga menekankan semua pihak tetap menjalankan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker ketika keluar rumah, selalu cuci tangan usai beraktivitas, dan menghindari tempat kerumunan.(Baca juga: Pedagang dan Pengunjung Pasar Sore Kaliwungu Kendal Jalani Rapid Test )

"Kepada para petugas di garda depan, petugas di Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, saya ucapkan matur nuwun telah bekerja keras menangani musibah, merawat pasien, para kepala desa yang sudah membuat posko di desa, beserta perangkatnya, warga masyarakat semua, termasuk para camat, para kepala OPD dan juga rekan TNI Polri semua bahu-membahu berjuang keras menciptakan Kabupaten Pekalongan yang semakin baik menuju situasi normal baru," katanya.

Pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Pekalongan, bupati menyatakan berjalan aman, lancar, khusuk, dan tertib. Diakuinya, Lebaran kali ini suasananya berbeda. "Kalau dulu masyarakat ramai sekali mengadakan salat Idul Fitri di masjid dan lapangan, sekarang ya ada beberapa masjid yang menyelenggarakan dengan protokol, tapi banyak masjid yang tidak melaksanakan. Semua menjalankan salat Id di rumah masing-masing," katanya.

Bupati juga mengingatkan protokol kesehatan tetap dijalankan. Satgas, camat, kepala desa diminta tetap menjalankan tugas terkait kemungkinan adanya pemudik susulan pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek.

"14 hari ke depan merupakan titik krusial karena pemudik baru, kemudian kita akan melakukan rapid test massal, mudah-mudahanan bisa kita lalui sehingga Kabupaten Pekalongan betul-betul aman," katanya.

Mengenai perkembangan terakhir pasien COVID-19, bupati mengatakan, Rumah Sakit Kraton hanya merawat satu pasien positif, Rumah Sakit Kajen merawat dua PDP. Ketiganya dalam kondisi baik.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer melaporkan bahwa di tengah situasi tanggap darurat pandemi COVID-19, seluruh fungsi pemerintahan di lingkungan Pemkab Pekalongan berjalan dengan baik dan tetap mengacu pada ketentuan yang ada.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Fadia Arafiq Tersangka...
Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Mendagri Tunjuk Sukirman sebagai Plt Bupati Pekalongan
JATMA Aswaja Bangun...
JATMA Aswaja Bangun Bangsa dan Kokohkan Nasionalisme Melalui Tarekat
TBIG Salurkan Bantuan...
TBIG Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pekalongan
Satu Jasad Korban Longsor...
Satu Jasad Korban Longsor Pekalongan Kembali Ditemukan, Keluarga Carik Kasimpar Meninggal Semua
Update Longsor Pekalongan:...
Update Longsor Pekalongan: 19 Orang Meninggal, 7 Belum Ditemukan
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Bupati Pekalongan Fadia...
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Lebih Banyak Urusi Fungsi Seremonial
Bupati Pekalongan Fadia...
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing
Rekomendasi
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Akan Gelar Referendum,...
Akan Gelar Referendum, Texas Ingin Merdeka dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved