Setelah RS Sempat Overload, Ketersediaan BOR Kini Sudah 100 Persen
Rabu, 30 Juni 2021 - 03:21 WIB
loading...
A
A
A
“Tadi saya sudah meninjau di RS Premier juga disampaikan 100 persen BORnya, Baik itu yang ICU maupun yang bukan. Kami ke RS Islam Jemursari juga. Ekonomi tetap berjalan, warga Surabaya punya kewajiban cari nafkah dan tetep bekerja. Untuk itu, mohon ikhtiar tetap prokes dan masker,” kata Eri Cahyadi.
Ia memaparkan, keadaan ini yang harus diketahui masyarakat secara masif. Tujuannya, dengan melihat kondisi penuhnya rumah sakit tersebut, masyarakat dapat semakin waspada dan ketat dalam menjaga prokes dimanapun mereka berada.
Selain itu, Eri berharap dengan situasi saat ini seluruh stakeholder terutama masyarakat bergotong-royong. Ini menjadi penting untuk menghentikan laju penyebaran COVID-19 di Kota Pahlawan.“Sehingga warga bisa menyaksikan keadaannya untuk menjaga kondisi. Kondisi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungannya. Karena ketika sakit, saat ini sudah tidak ada tempat,” jelasnya.
Di samping itu, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini berterima kasih kepada para nakes atas perjuangannya dalam memerangi pandemi. Bahkan, tak sekali ia mengucapkan kalimat terima kasih itu kepada para garda terdepan penanganan COVID-19. Baca juga: Berkantor di Kelurahan, Wali Kota Surabaya Ingin Pelayanan Warga Berjalan Maksimal
Setelah mengunjungi RSI Jemursari, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, melanjutkan tinjauannya menuju RS Islam A Yani Wonokromo, lalu bergeser menuju RS Siloam.
Ia memaparkan, keadaan ini yang harus diketahui masyarakat secara masif. Tujuannya, dengan melihat kondisi penuhnya rumah sakit tersebut, masyarakat dapat semakin waspada dan ketat dalam menjaga prokes dimanapun mereka berada.
Selain itu, Eri berharap dengan situasi saat ini seluruh stakeholder terutama masyarakat bergotong-royong. Ini menjadi penting untuk menghentikan laju penyebaran COVID-19 di Kota Pahlawan.“Sehingga warga bisa menyaksikan keadaannya untuk menjaga kondisi. Kondisi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungannya. Karena ketika sakit, saat ini sudah tidak ada tempat,” jelasnya.
Di samping itu, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini berterima kasih kepada para nakes atas perjuangannya dalam memerangi pandemi. Bahkan, tak sekali ia mengucapkan kalimat terima kasih itu kepada para garda terdepan penanganan COVID-19. Baca juga: Berkantor di Kelurahan, Wali Kota Surabaya Ingin Pelayanan Warga Berjalan Maksimal
Setelah mengunjungi RSI Jemursari, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, melanjutkan tinjauannya menuju RS Islam A Yani Wonokromo, lalu bergeser menuju RS Siloam.
Lihat Juga :