Modus Preman Pungli yang Bikin Ngeri Masyarakat

Selasa, 29 Juni 2021 - 22:26 WIB
loading...
Modus Preman Pungli...
Preman pungli sangat meresahkan. Biasanya mereka beroperasi di persimpangan jalan, terminal/stasiun/pelabuhan, pertokoan/minimarket/pasar hingga jalan tol. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Preman pungli sangat meresahkan dan bikin ngeri. Jika tak diberi uang, mereka bisa bersikap kasar. Biasanya mereka beroperasi di persimpangan jalan, terminal/stasiun/pelabuhan, pertokoan/minimarket/pasar hingga jalan tol.

Mereka juga memiliki banyak modus untuk menakut-nakuti korbannya. Berikut beragam modus preman pungli yang berhasil dihimpun SINDOnews dari berbagai sumber, Selasa (29/6/2021).
Baca juga: Gerombolan Preman Pasang Wajah Seram dan Intimidasi Ketua RT di Tambora

Modus Pemalakan
Modus pemalakan ini paling sering dijumpai di jalan raya. Preman yang umumnya anak muda meminta sejumlah uang kepada pengendara. Seperti kejadian di Kapuk Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2021) di mana beberapa preman memalak sopir truk. Sopir dimintai uang Rp20 ribu. Polres Metro Jakarta Barat yang menerima laporan langsung meringkus pelaku yang melakukan pungli.

Modus pemalakan juga kerap ditemui di tempat-tempat usaha seperti pertokoan, restoran atau rumah makan. Seperti yang terjadi di Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada pertengahan Juni 2021. Preman memalak pemilik usaha sebesar Rp5 ribu dan uang terkumpul untuk membeli minuman keras.
Polsek Pondok Aren yang menerima laporan dari pedagang berhasil menangkap pelaku pemalakan berinisial NA (38).

Modus Menghalangi Truk Barang di Pasar Tanah Abang
Modus preman pungli di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, salah satunya menghalangi truk yang mengangkut barang tekstil. Preman ini memeras sopir dengan kisaran Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.
Umumnya truk bernomor polisi luar Jakarta yang menjadi sasaran preman pungli. Polsek Metro Tanah Abang yang menerima laporan berhasil mengamankan 10 preman yang kerap memeras sopir truk, pada Rabu (16/6/2021).
Baca juga: Tanahnya Dikuasai Sekelompok Preman, Warga Tambora Ini Bingung Kok Polisi Belum Bertindak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Rekomendasi
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved