Penyebaran COVID-19 Belum Terkendali, Kota Bogor Tidak Gelar PTM
Senin, 28 Juni 2021 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Bima sendiri mengakui bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) bukanlah metode pembelajaran yang ideal. Namun mengingat kondisi saat ini berbeda, dimana penularan COVID-19 semakin tinggi, PPJ harus ditempun.
Dia mengatakan bahwa ketika pemerintah beberapa waktu lalu berencana akan membuka PTM, dirinya sangat antusias dan telah melakukan simulasi. "Waktu itu sudah berlangsung simulasinya, dan saya cek di beberapa lokasi simulasinya berjalan dengan sangat baik," ujarnya.
Selain simulasi berjalan baik, semua guru pun telah melaksanakan vaksinasi. Termasuk menyediakan fasilitas penunjang dan membentuk satuan tugas pelajar yang bisa mengawasi siswa/siswi di luar. "Di dalam sekolah kondisi bagus. Tapi ketika naik angkot bertumpuk, kemudian tetap nongkrong di luar, kan tetap bahaya," jelas dia. Baca juga:
Biasanya Cepat Respons, Bima Arya Kini Bungkam Usai Habib Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara
Namun hari ini, tegas dia, perkembanganya berbeda. Ia pun telah menyampaikan hal ini kepada pihak sekolah. "Minggu lalu saya perintahkan langsung menghentikan simulasi. Jadi simulasi langsung di stop," kata Bima.
Menurut dia, kondisi di beberapa rumah sakit penuh, penularan anak-anak semakin meningkat dan fasilitas kesehatan nyaris lumpuh. Karena itu, dia mengimbau seluruh warga Bogor untuk semaksimal mungkin membatasi kegiatan di luar dan tetap berada di dalam di rumah.
Dia mengatakan bahwa ketika pemerintah beberapa waktu lalu berencana akan membuka PTM, dirinya sangat antusias dan telah melakukan simulasi. "Waktu itu sudah berlangsung simulasinya, dan saya cek di beberapa lokasi simulasinya berjalan dengan sangat baik," ujarnya.
Selain simulasi berjalan baik, semua guru pun telah melaksanakan vaksinasi. Termasuk menyediakan fasilitas penunjang dan membentuk satuan tugas pelajar yang bisa mengawasi siswa/siswi di luar. "Di dalam sekolah kondisi bagus. Tapi ketika naik angkot bertumpuk, kemudian tetap nongkrong di luar, kan tetap bahaya," jelas dia. Baca juga:
Biasanya Cepat Respons, Bima Arya Kini Bungkam Usai Habib Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara
Namun hari ini, tegas dia, perkembanganya berbeda. Ia pun telah menyampaikan hal ini kepada pihak sekolah. "Minggu lalu saya perintahkan langsung menghentikan simulasi. Jadi simulasi langsung di stop," kata Bima.
Menurut dia, kondisi di beberapa rumah sakit penuh, penularan anak-anak semakin meningkat dan fasilitas kesehatan nyaris lumpuh. Karena itu, dia mengimbau seluruh warga Bogor untuk semaksimal mungkin membatasi kegiatan di luar dan tetap berada di dalam di rumah.
(don)
Lihat Juga :