Penggiat Anti Narkoba Maros Minta Pemerintah Galakkan Pencegahan
Sabtu, 26 Juni 2021 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
“Tadi itu kita buat barisan hanya 2 orang satu baris saja dan masing-masing jaga jarak dan pakai masker. Jadi meskipun ada sekitar 50 orang yang ikut itu, kami tidak membuat kerumunan. Kami ingin memperlihatkan kampanye ini sesuai protokol Kesehatan,” paparnya.
Rencananya, aksi memperingati HANI 2021 ini akan Kembali dilakukan esok, Minggu (26/6) di lokasi car free day kantor Bupati Maros. Mereka akan Kembali membagi-bagikan selebaran dan menggalang tanda seribu tangan warga untuk mendukung gerakan memerangi narkoba.
Baca juga:Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Polda Sumsel Blender Sabu dan Ekstasi
“Insyaallah besok pagi akan kami lanjutkan di lokasi car free day untuk menggalang seribu tanda tangan warga untuk bersama-sama mendukung gerakan melawan narkoba di Maros ini,” ujarnya.
Selama ini, kata dia, perhatian aparat penegak hukum hanya terpusat pada pemberantasan dan menyepelekan upaya pencegahan di tengah masyarakat. Alhasil, menurut dia, kasus narkoba di Indonesia bukannya malah berkurang, justru makin besar.
“Selama ini mungkin semua pihak hanya tertuju pada penindakan atau pemberantasannya saja. Padahal hulunya itu ada di pencegahan dan ini yang tidak berjalan masif di tengah masyarakat kita. Kita bisa lihat saat ini kasus narkoba bukan malah berkurang malah makin banyak,” sebutnya.
Rencananya, aksi memperingati HANI 2021 ini akan Kembali dilakukan esok, Minggu (26/6) di lokasi car free day kantor Bupati Maros. Mereka akan Kembali membagi-bagikan selebaran dan menggalang tanda seribu tangan warga untuk mendukung gerakan memerangi narkoba.
Baca juga:Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Polda Sumsel Blender Sabu dan Ekstasi
“Insyaallah besok pagi akan kami lanjutkan di lokasi car free day untuk menggalang seribu tanda tangan warga untuk bersama-sama mendukung gerakan melawan narkoba di Maros ini,” ujarnya.
Selama ini, kata dia, perhatian aparat penegak hukum hanya terpusat pada pemberantasan dan menyepelekan upaya pencegahan di tengah masyarakat. Alhasil, menurut dia, kasus narkoba di Indonesia bukannya malah berkurang, justru makin besar.
“Selama ini mungkin semua pihak hanya tertuju pada penindakan atau pemberantasannya saja. Padahal hulunya itu ada di pencegahan dan ini yang tidak berjalan masif di tengah masyarakat kita. Kita bisa lihat saat ini kasus narkoba bukan malah berkurang malah makin banyak,” sebutnya.
Lihat Juga :