Surati Jokowi, Asosiasi Petani Sawit Minta Perpanjang Moratorium Sawit
Sabtu, 26 Juni 2021 - 11:10 WIB
loading...
Asosiasi petani sawit meminta pemerintah pusat memperpanjang Inpres No 8 tahun 2018 tentang evaluasi izin dan peningkatan produktivitas atau moratorium sawit.(Ist)
A
A
A
PEKANBARU - Asosiasi petani sawit meminta pemerintah pusat memperpanjang Inpres No 8 tahun 2018 tentang evaluasi izin dan peningkatan produktivitas atau moratorium sawit. Sebab, menurut mereka aturan itu diperlukan untuk memperbaiki rantai pasok petani sawit.
Ketua Umum Perkumpulan Forum Kelapa Sawit Jaya Indonesia Pahala Sibuea dalam keterangan resminya menegaskan, moratorium sawit harus dilanjukan untuk menghentikan pembukaan lahan baru perkebunan sawit.
“Bila tidak ada moratorium sawit, maka akan terjadi lompatan produksi crude palm oil (CPO) yang akan menambah over stock di tahun 2023 nanti,” katanya, Jumat (25/6/2021).
Pahala berasumsi, jika moratorium tidak dilanjutkan akan membawa dampak besar terhadap petani sawit. Salah satunya harga tandan buah segar (TBS) petani.
"Kami menduga ke depan bisa turun drastis dan bahkan bisa jadi pabrik kelapa sawit (PKS) milik pengusahan tidak akan menerima TBS dari petani,” katanya.
Ketua Umum Perkumpulan Forum Kelapa Sawit Jaya Indonesia Pahala Sibuea dalam keterangan resminya menegaskan, moratorium sawit harus dilanjukan untuk menghentikan pembukaan lahan baru perkebunan sawit.
“Bila tidak ada moratorium sawit, maka akan terjadi lompatan produksi crude palm oil (CPO) yang akan menambah over stock di tahun 2023 nanti,” katanya, Jumat (25/6/2021).
Pahala berasumsi, jika moratorium tidak dilanjutkan akan membawa dampak besar terhadap petani sawit. Salah satunya harga tandan buah segar (TBS) petani.
"Kami menduga ke depan bisa turun drastis dan bahkan bisa jadi pabrik kelapa sawit (PKS) milik pengusahan tidak akan menerima TBS dari petani,” katanya.
Lihat Juga :