43 Rumah di Minsel Rusak Berat Dihantam Angin Puting Beliung
Kamis, 24 Juni 2021 - 20:13 WIB
loading...
Angin puting beliung menghantam Desa Tumaluntung, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara sekira pulul 17.20, Kamis (24/6/2021). Foto SINDOnews
A
A
A
MINAHASA SELATAN - Angin puting beliung menghantam Desa Tumaluntung, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara sekira pulul 17.20, Kamis (24/6/2021).
Pusaran angin itu mengakibatkan puluhan rumah di Desa Tumaluntung 1 dan Desa Tumaluntung Rusak Berat. Penanggung jawab operator Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Minsel, Andre Lombogia mengatakan data update ada 21 rumah di Tumaluntung 1 dan 22 rumah di Tumaluntung mengalami kerusakan.
"Info sementara total 43 rumah rusak berat, masih didata," ujar Andre ketika di konfirmasi oleh MNC Portal Indonesia, Kamis (24/6/2021). Baca juga: BPBD Luwu Utara Salurkan Bantuan ke Korban Puting Beliung di Sukaraya
Puluhan rumah warga, dan sekolah dasar mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut. Peristiwa itu terjadi sore hari saat hujan yang diikuti dengan angin kencang. Baca juga: Sejumlah Bangunan Rusak akibat Puting Beliung di Ogan Ilir dan OKU
Selain rumah warga yang rusak, beberapa akses jalan juga tak dapat dilewati karena ada pohon tumbang. Warga kini bergotong royong untuk membersihkan puing-puing pohon yang roboh dan memperbaiki atap rusak agar bisa ditinggali.
Pusaran angin itu mengakibatkan puluhan rumah di Desa Tumaluntung 1 dan Desa Tumaluntung Rusak Berat. Penanggung jawab operator Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Minsel, Andre Lombogia mengatakan data update ada 21 rumah di Tumaluntung 1 dan 22 rumah di Tumaluntung mengalami kerusakan.
"Info sementara total 43 rumah rusak berat, masih didata," ujar Andre ketika di konfirmasi oleh MNC Portal Indonesia, Kamis (24/6/2021). Baca juga: BPBD Luwu Utara Salurkan Bantuan ke Korban Puting Beliung di Sukaraya
Puluhan rumah warga, dan sekolah dasar mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut. Peristiwa itu terjadi sore hari saat hujan yang diikuti dengan angin kencang. Baca juga: Sejumlah Bangunan Rusak akibat Puting Beliung di Ogan Ilir dan OKU
Selain rumah warga yang rusak, beberapa akses jalan juga tak dapat dilewati karena ada pohon tumbang. Warga kini bergotong royong untuk membersihkan puing-puing pohon yang roboh dan memperbaiki atap rusak agar bisa ditinggali.
(don)
Lihat Juga :