Dirut RSUD Pasar Minggu Paparkan Kronologis Pasien Positif Covid-19 Ngamuk
Kamis, 24 Juni 2021 - 15:29 WIB
loading...
Seorang pria yang diduga terkonfirmasi positif Covid-19 mengamuk di IGD RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.Foto/Tangkapan Layar/IG @suryoprabowo2011
A
A
A
JAKARTA - Manajemen RSUD Pasar Minggu , Jakarta Selatan, membeberkan kronologis seorang pasien positif Covid-19 mengamuk di IGD. Mengamuknya pasien ini pun pun viral di media sosial.
"Benar terjadi di IGD RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan," ungkap Direktur Umum (Dirut) RSUD Pasar Minggu, dr. Yudi Amiarno dalam keterangannya melalui akun Instagram @rsudpasarminggu, Kamis (24/6/2021).
Yudi menjelaskan, kejadian tersebut berawal seorang pasien tuan 'X' (38) mendatangi IGD RSUD Pasar Minggu pada 18 Juni 2021 pukul 10.00 WIB. Pria tersebut membawa hasil swab PCR konfirmasi positif Covid-19 .
Kemudian, pasien dilakukan assesment oleh tim triase. Selanjutnya, dipindahkan ke ruang transit pukul 14.00 WIB untuk dilanjutkan pelaksanaan sesuai dengan pedoman. "Kondisi ruang transit IGD pada saat itu dalam posisi penuh. Tanggal (19/6/2021) jam 09.00 WIB pasien tiba-tiba menyerang petugas secara verbal maupun motorik," jelasnya.
Yudi menuturkan, petugas dalam video tersebut berusaha menenangkan pasien dengan upaya edukasi. Namun, pasien tidak koperatif dan tetap berusaha menyerang petugas. Baca: Pria Diduga Positif Covid-19 Ngamuk di RSUD Pasar Minggu
Hal itu membuat dokter memanggil petugas keamanan untuk membantu menenangkan pasien. Sementara itu, posisi tim keamanan saat itu sedang berada diluar zona merah.
"Karena kondisi pasien yang tidak tenang sehingga tim security masuk dalam zona merah tanpa sempat menggunakan APD level 3. Pasien dilakukan viksasi dengan bantuan alat restrain. Penyerangan menyebabkan Hazmat yang digunakan oleh dokter jaga saat itu sobek sehingga dokter harus segera mengganti hazmat." Pungkasnya.
"Benar terjadi di IGD RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan," ungkap Direktur Umum (Dirut) RSUD Pasar Minggu, dr. Yudi Amiarno dalam keterangannya melalui akun Instagram @rsudpasarminggu, Kamis (24/6/2021).
Yudi menjelaskan, kejadian tersebut berawal seorang pasien tuan 'X' (38) mendatangi IGD RSUD Pasar Minggu pada 18 Juni 2021 pukul 10.00 WIB. Pria tersebut membawa hasil swab PCR konfirmasi positif Covid-19 .
Kemudian, pasien dilakukan assesment oleh tim triase. Selanjutnya, dipindahkan ke ruang transit pukul 14.00 WIB untuk dilanjutkan pelaksanaan sesuai dengan pedoman. "Kondisi ruang transit IGD pada saat itu dalam posisi penuh. Tanggal (19/6/2021) jam 09.00 WIB pasien tiba-tiba menyerang petugas secara verbal maupun motorik," jelasnya.
Yudi menuturkan, petugas dalam video tersebut berusaha menenangkan pasien dengan upaya edukasi. Namun, pasien tidak koperatif dan tetap berusaha menyerang petugas. Baca: Pria Diduga Positif Covid-19 Ngamuk di RSUD Pasar Minggu
Hal itu membuat dokter memanggil petugas keamanan untuk membantu menenangkan pasien. Sementara itu, posisi tim keamanan saat itu sedang berada diluar zona merah.
"Karena kondisi pasien yang tidak tenang sehingga tim security masuk dalam zona merah tanpa sempat menggunakan APD level 3. Pasien dilakukan viksasi dengan bantuan alat restrain. Penyerangan menyebabkan Hazmat yang digunakan oleh dokter jaga saat itu sobek sehingga dokter harus segera mengganti hazmat." Pungkasnya.
Lihat Juga :