Permintaan Peti Mati di Jakarta Meningkat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Kamis, 24 Juni 2021 - 02:32 WIB
loading...
Permintaan Peti Mati...
Perajin sedang membuat peti mati. Saat ini, permintaan peti mati di DKI Jakarta mengalami peningkatan cukup signifikan menyusul lonjakan kasus Covid-19. Foto/SIINDOnews/yohannes tobing
A A A
JAKARTA - Permintaan peti mati di DKI Jakarta mengalami peningkatan cukup signifikan menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota yang semakin mengkhawatirkan.

Salah seorang perajin peti mati di Duren Sawit, Jakarta Timur Herman mengungkapkan jika dalam beberapa hari terakhir permintaan peti dari berbagai RS rujukan Covid-19 semakin meningkat. "Dalam satu hari bisa 15-20 pesanan, biasanya kurang dari 10 per hari. Malah waktu itu pernah sampai 40 per hari," katanya Herman saat ditemui pada Rabu (23/6/2021). Baca juga: Kesedihan Anies saat Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19 di TPU Rorotan

Dengan adanya peningkatan permintaan peti mati, Herman mengungkapkan jika dirinya bersama dengan karyawan harus menambah jam kerja untuk memenuhi permintaan. “Walaupun sudah dari tahun lalu bikin peti mati untuk pasien Covid-19 tapi sekarang kewalahan juga karena banyak pesanan dari RS,” ujarnya.

Adapun untuk pembuatan peti mati khusus jenazah pasien Covid-19 ini, Herman mengatakan peti mati Covid-19 memiliki spesifikasi yang berbeda dengan peti mati umum. Peti mati Covid-19 dilapisi plastik, aluminum foil, dan dilapisi lem perekat untuk mencegah masuknya udara. Hal ini juga, supaya petugas tidak tertular dari jenazah saat proses pembusukan terjadi. Baca juga: Wacana Jenazah Covid Diangkut Truk, Wagub DKI Bersuara Lantang

Lalu bagaimana soal harga? Hermanpun enggan untuk membeberkan harga peti mati yang dibuatnya karena harganya berbeda antara peti mati umum dengan pasien Covid-19. "Biasanya dari RS itu datang ambil peti pesanan malam hari, datang pakai ambulans. Sekali ambil itu bisa beberapa peti," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Rekomendasi
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved