Oknum Polisi 'Ngamuk' di Ciparay, Kabid Humas: Personel Polri Harus Ikuti Aturan

Selasa, 26 Mei 2020 - 14:29 WIB
loading...
Oknum Polisi Ngamuk...
Bripka Hil (mengendarai mobil Fortuner) menekan pedal gas mundur saat diminta turun dan menyelesaikan masalah. Foto/Tangkapan Layar Vidio Viral
A A A
BANDUNG - Kasus anggota Satlantas Polrestabes Bandung, Bripka Hil yang 'ngamuk' di cek poin PSBB Cipayar gara-gara ditegur agar pakai masker pada Senin 25 Mei 2020, terus bergulir.

Sikap dan tindakan Bripka Hil selain mencoreng institusi Polri, dalam hal ini Polrestabes Bandung, juga tak patut dicontoh masyarakat. (BACA JUGA: Ditegur agar Pakai Masker, Anggota Polrestabes Bandung 'Ngamuk' di Ciparay )

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, seluruh personel Polri harus mematuhi dan mengikuti aturan. (BACA JUGA: Anggota Polrestabes 'Ngamuk' di Ciparay, Kapolda Jabar Minta Maaf ke Masyarakat )

Kasus yang terjadi di cek poin PSBB/Operasi Ketupat Lodaya 2020 di Ciparay, diharapkan ini tidak terjadi lagi, baik dilakukan oleh anggota Polri maupun masyarakat.

"Polda jabar telah mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggota Polri, Bripkan Hil, yang marah saat ditegur oleh petugas bahwa yang bersangkutan tidak menggunakan masker," kata Erlangga, Selasa (26/5/2020).

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, ujar Erlangga, memberikan perhatian khusus terhadap kasus itu. Hari itu, Bripka Hil telah menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jabar.

"(Kapolda Jabar) telah mengeluarkan keputusan memutasikan yang bersangkutan (Bripka Hil) dari anggota Satlantas Polrestabes Bandung menjadi anggota Yanma (Pelayanan Markas) Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan Bid Propam Polda Jabar," ujar Erlangga.

Seperti diberitakan, seorang anggota Polri yang bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung Bripka Hil, "mengamuk" di cek poin Ciparay lantaran tak tertima ditegur agar memakai masker oleh petugas, Senin (25/5/2020) sekitar pukul 07.45 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Bripka Hil mengendarai mobil Fortuner D 1087 TI warna hitam melaju dari arah Baleendah ke arah Kota Bandung. (BACA JUGA: Anggota Polrestabes Bandung 'Ngamuk' di Ciparay, Kapolda: Polisi Tak Boleh Arogan )

Saat melintas di cek poin Ciparay, petugas menghentikan kendaraan pelaku. Petugas cek poin Bripka Aas Arbin memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan pelaku.

Selain itu, petugas cek poin pun menegur Bripka Hil agar mengenakan masker. Sebab, Bripka Hil terlihat tak mengenakan masker sebagai upaya pencegahan virus Corona.

Namun teguran itu itu justru ditanggapi negatif oleh pelaku Bripka Hil dengan melontarkan kata-kata kasar dan tak pantas kepada petugas cek poin Ciparay.

Bahkan Bripka Hil menantang berkelahi para petugas di cek poin Ciparay. Setelah itu, Bripka Hil menghentikan laju kendaraannya di depan Mapolsek Ciparay. "Kamu angkatan berapa?!" kata Bripka Hil kepada petugas yang memeriksa dirinya.

Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan, anggota Polsek Ciparay Bripka Rizal melaporkan kejadian itu ke perwira pengendali (Padal) cek poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ciparay Ipda Ahma Nurdin.

Setelah menerima laporan, padal PSBB Ciparay Ipda Ahmad Nurdin bergegas menuju kendaraan yang dikemudikan pelaku Bripka Hil. Ipda Ahmad Nurdin berupaya meredam emosi Bripka Hil.

Namun, oknum anggota Satlantas Polrestabes Bandung yang bertugas di bagian penerbitan surat izin mengemudi (SIM) itu tetap ngotot. Ipda Ahmad Nurdin menyuruh Bripka Hil turun dari mobilnya.

Permintaan itu justru dijawab Bripka Hil dengan menekan pedal gas mundur dan mobilnya nyaris menabrak angkutan kota (angkot) yang sedang parkir. Kemudian Bripka Hil kabur ke Jalan Pamageursari, belakang Polsek Ciparay.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved