Seluruh Desa di Bandung Barat, 100 Persen Bersanitasi
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah melalui program penilaian, KBB merupakan kabupaten pertama di Jawa Barat yang dinyatakan ODF 100 persen. Hal itu mengantarkan KBB ikut dalam Program Kabupaten/Kota Sehat 2021 mewakili Jawa Barat," kata Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), KBB, Dewi Nur Anggraeni.
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan prestasi tersebut merupakan salah satu bentuk pengakuan dan apresiasi Pemprov Jabar atas komitmen KBB yang telah mendeklarasikan ODF di seluruh desa pada 2020. Capaian 165 desa ODF ini bukan akhir dari kegiatan pembangunan sanitasi di KBB, tapi jadi motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas ODF.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh pihak, pemerintah daerah dan masyarakat. Harapannya, ODF di KBB adalah ODF Absolut, tidak ada lagi warga yang sharing atau numpang di jamban tetangga," ucap Hengki.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang mengungkapkan, pada 2014 baru ada dua desa yang dinyatakan OD. Hingga pada akhir 2020 jumlah desa yang mendeklarasikan ODF mencapai 165 desa. Pemda KBB juga telah membuat regulasi dukungan dengan menerbitkan Perbup No.26 Tahun 2016 tentang Strategi Daerah Pelaksanaan STBM.
"Tercapaianya status ODF ini berarti seluruh warga masyarakat di KBB sudah 100 persen tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan atau sudah beralih ke jamban," pungkasnya. advetorial
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan prestasi tersebut merupakan salah satu bentuk pengakuan dan apresiasi Pemprov Jabar atas komitmen KBB yang telah mendeklarasikan ODF di seluruh desa pada 2020. Capaian 165 desa ODF ini bukan akhir dari kegiatan pembangunan sanitasi di KBB, tapi jadi motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas ODF.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh pihak, pemerintah daerah dan masyarakat. Harapannya, ODF di KBB adalah ODF Absolut, tidak ada lagi warga yang sharing atau numpang di jamban tetangga," ucap Hengki.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang mengungkapkan, pada 2014 baru ada dua desa yang dinyatakan OD. Hingga pada akhir 2020 jumlah desa yang mendeklarasikan ODF mencapai 165 desa. Pemda KBB juga telah membuat regulasi dukungan dengan menerbitkan Perbup No.26 Tahun 2016 tentang Strategi Daerah Pelaksanaan STBM.
"Tercapaianya status ODF ini berarti seluruh warga masyarakat di KBB sudah 100 persen tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan atau sudah beralih ke jamban," pungkasnya. advetorial
(atk)
Lihat Juga :