Jalani Protokol Covid-19, Proyek Flyover dan Underpass di Jakarta Terus Berjalan
Senin, 20 April 2020 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk proyek yang tetap berjalan, pekerja kontruksi wajib mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran penularan Covid-19 di lokasi pekerjaan," ungkapnya.
Pimpinan proyek kontruksi yang sedang bejalan memiliki sejumlah kewajiban di antaranya pembatasan aktivitas pekerja hanya di kawasan proyek, menunjuk pelaksana penanggung jawab dalam pencegahan Covid-19, menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan hidup sehari-hari seluruh pekerja selama berada di kawasan proyek.
Kemudian, kewajiban melarang setiap pekerja maupun tamu yang memiliki suhu tubuh di atas normal untuk berada di areal lokasi kerja serta pemantauan berkala kesehatan pekerja selama berada di kawasan proyek.
"Pengawasan protokol kesehatan sangat ketat. Hingga saat ini tidak ada salah satu pekerja yang terjangkit. Kalau sampai ada, berarti ada yang melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tahun ini membangun tiga flyover dan satu jalan bawah tanah (Underpass) dengan total anggaran sekitar Rp736 miliar. Rinciannya Flyover Tanjung Barat sekitar Rp163 miliar, Flyover Cakung Rp261 miliar, Flyover Lenteng Agung-IISIP Rp143 miliar dan Underpass Senen Rp169 miliar.
Pimpinan proyek kontruksi yang sedang bejalan memiliki sejumlah kewajiban di antaranya pembatasan aktivitas pekerja hanya di kawasan proyek, menunjuk pelaksana penanggung jawab dalam pencegahan Covid-19, menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan hidup sehari-hari seluruh pekerja selama berada di kawasan proyek.
Kemudian, kewajiban melarang setiap pekerja maupun tamu yang memiliki suhu tubuh di atas normal untuk berada di areal lokasi kerja serta pemantauan berkala kesehatan pekerja selama berada di kawasan proyek.
"Pengawasan protokol kesehatan sangat ketat. Hingga saat ini tidak ada salah satu pekerja yang terjangkit. Kalau sampai ada, berarti ada yang melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tahun ini membangun tiga flyover dan satu jalan bawah tanah (Underpass) dengan total anggaran sekitar Rp736 miliar. Rinciannya Flyover Tanjung Barat sekitar Rp163 miliar, Flyover Cakung Rp261 miliar, Flyover Lenteng Agung-IISIP Rp143 miliar dan Underpass Senen Rp169 miliar.
(mhd)
Lihat Juga :