Gagalkan Perampokan di Ruko, Kakek 74 Tahun Tewas Bersimbah Darah
Selasa, 22 Juni 2021 - 05:10 WIB
loading...
Inilah rumah tokoh yang ditinggali kakek Agus, dia tewas setelah menggagalkan aksi perampokan. Foto: iNewsTV/Suryono Sukarno
A
A
A
PEKALONGAN - Aksi heroik dilakukan seorang kakek, Agus Susanto (74) di Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan , Jawa Tengah ( Jateng ), dia berhasil menggagalkan aksi perampokan di rumah toko (ruko) yang ditinggalinya.
Namun sayang, kakek tesebut tewas bersimbah darah setelah dianiaya oleh perampok, dua penghuni lainnya tak luput dari aksi pelaku hingga mengalami luka-luka. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa kakek Agus tidak tertolong.
Baca juga: Tangis Pecah di Deliserdang, Baru Tunangan Karyawan Distributor Aqua Digorok Teman di Kantor
Lokasi kejadian perampokan dan penganiayaan di pertokoan Kecamatan Sragi Pekalongan ini pun langsung memberi garis polisi. “Akibat peristiwa ini, seorang kakek meninggal dunia dan istrinya mengalami luka-luka,” kata Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Akhwan Nadzirin.
Menurutnya, korban tewas adalah seorang bernama Agus Susanto, 74 tahun warga Sragi Pekalongan, meninggal dunia setelah dianiaya menggunakan senjata tajam dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban luka yakni Linawati dan Heni Kusumawati kakak-adik.
Namun sayang, kakek tesebut tewas bersimbah darah setelah dianiaya oleh perampok, dua penghuni lainnya tak luput dari aksi pelaku hingga mengalami luka-luka. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa kakek Agus tidak tertolong.
Baca juga: Tangis Pecah di Deliserdang, Baru Tunangan Karyawan Distributor Aqua Digorok Teman di Kantor
Lokasi kejadian perampokan dan penganiayaan di pertokoan Kecamatan Sragi Pekalongan ini pun langsung memberi garis polisi. “Akibat peristiwa ini, seorang kakek meninggal dunia dan istrinya mengalami luka-luka,” kata Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Akhwan Nadzirin.
Menurutnya, korban tewas adalah seorang bernama Agus Susanto, 74 tahun warga Sragi Pekalongan, meninggal dunia setelah dianiaya menggunakan senjata tajam dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban luka yakni Linawati dan Heni Kusumawati kakak-adik.
Lihat Juga :